Konten dari Pengguna

Ngarsopuro Night Market Jadi Wadah UMKM dan Destinasi Wisata Malam di Kota Solo

Dwi Luna Amalia

Dwi Luna Amalia

Mahasiswa S1 Ilmu Komunikasi Universitas Sebelas Maret

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dwi Luna Amalia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Foto : Dwi Luna Amalia
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto : Dwi Luna Amalia

Surakarta – Kawasan Ngarsopuro yang terletak di Jalan Diponegoro, Surakarta kembali dipenuhi pengunjung dalam kegiatan Ngarsopuro Night Market yang berlangsung setiap hari Jumat & Sabtu sekitar pukul 18.00 – 23.00 WIB. Salah satu destinasi wisata malam yang menjadi ikon wisata Solo ini menghadirkan berbagai macam kuliner, produk UMKM, pertunjukan seni, hingga hiburan malam yang membuat suasana akhir pekan menjadi terasa lebih ramai.

Sejak mulai pukul sekitar 18.00 WIB, pengunjung sudah mulai memadati Kawasan Ngarsopuro. Sepanjang jalan dipenuhi dengan stand yang menjual berbagai produk, mulai dari fashion, batik khas solo, aksesoris, hingga kerajinan tangan dari pelaku UMKM. Deretan kuliner juga tidak kalah menarik, tersedia berbagai stand makanan dan minuman yang menawarkan berbagai macam pilihan, mulai dari jajanan tradisional, makanan kekinian, minuman segar, hingga street coffe yang juga ramai didatangi oleh pengunjung.

Tidak hanya itu, dalam kegiatan Ngarsopuro Night Market ini juga menghadirkan berbagai macam hiburan yang bisa dinikmati secara gratis. Pengunjung disuguhkan mulai dari pertunjukan musik, penampilan tari, badut yang turut menghibur anak anak, hingga beberapa komunitas yang juga ikut meramaikan kegiatan ini. Kehadiran berbagai macam hiburan tersebut membuat suasana kegiatan menjadi terasa lebih hidup dan menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Sumber Foto : Dwi Luna Amalia

Salah satu pengunjung, Ita (45), asal Kartasura, mengaku sengaja datang ke acara ini untuk sekadar menikmati waktu malam di Kota Solo. Menurutnya, kegiatan ini memiliki banyak manfaat karena bisa menjadi wadah untuk memperkenalkan kuliner Solo, ikonik solo, dan produk UMKM kepada masyarakat maupun wisatawan.

"Menurut saya, Kawasan Ngarsopuro ini sudah menjadi ikonnya Kota Solo. Dengan kegiatan ini, orang-orang bisa mengenal kuliner Solo dan UMKM juga bisa ikut memperkenalkan produknya. Tadi bahkan sampai ada pengunjung dari Lombok yang kelihatan sangat antusias berkunjung ke sini. Kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat dan juga dapat menarik wisatawan" ujar Ita.

Menurut Ita, ramainya pengunjung menunjukkan bahwa kegiatan Ngarsopuro Night Market masih menjadi salah satu destinasi favorit untuk menghabiskan waktu malam di akhir pekan. Selain menjadi tempat berkumpul dan hiburan, kegiatan ini juga membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau lebih banyak pembeli dan memperkenalkan produk lokal kepada pengunjung yang berasal dari luar daerah.

Meski demikian, Ita berharap akan ada perbaikan pada fasilitas parkir. Ramainya pengunjung yang berdatangan setiap akhir pekan membuat area parkir terasa padat dan kurang tertata.

“Mungkin yang perlu diperbaiki di bagian parkirnya. Sekarang masih terasa agak ruwet karena pengunjungnya ramai, baik itu dari masyarakat Solo maupun luar Solo. Jadi, area parkirnya terasa kurang memadai" tambahnya.

Dengan adanya perpaduan wisata kuliner, produk UMKM, dan hiburan seni, kegiatan Ngarsopuro Night Market tidak hanya menjadi tempat untuk menghabiskann akhir pekan, tetapi juga menjadi ruang untuk tempat bertemunya masyarakat, pelaku usaha lokal, komunitas, dan wisatawan dalam suasana malam khas Kota Solo yang tetap hidup di akhir pekan. (Dwi Luna Amalia)