Kumparan Logo

Benarkah Karies pada Gigi Susu Bisa Mengganggu Pertumbuhan Gigi Permanen Anak?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dokter Spesialis Gigi, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, dalam acara Launching Campaign #BeraniTampil by SATU Dental di Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dokter Spesialis Gigi, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, dalam acara Launching Campaign #BeraniTampil by SATU Dental di Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

Banyak orang tua menganggap gigi susu yang berlubang tidak perlu terlalu dikhawatirkan karena nantinya akan tanggal dan digantikan oleh gigi permanen. Padahal, karies atau gigi berlubang pada anak tidak boleh dianggap sepele, terutama jika kondisinya sudah cukup parah hingga menyebabkan infeksi.

Ilustrasi karies gigi pada anak. Foto: Maule/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karies gigi pada anak. Foto: Maule/Shutterstock

Dokter Spesialis Gigi, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, menjelaskan bahwa karies yang tidak ditangani sejak dini dapat berdampak pada pertumbuhan dan kesehatan gigi permanen yang akan tumbuh di kemudian hari.

Infeksi pada Gigi Susu Bisa Mempengaruhi Gigi Permanen

Menurut drg. Dela, risiko terbesar muncul ketika karies pada gigi susu sudah mencapai lapisan saraf atau bahkan akar gigi.

Ilustrasi karies gigi pada anak. Foto: Stanislaw Mikulski/Shutterstock

"Kalau gigi sudah karies atau gigi bolong, atau kita bilangnya gigi infeksi pada gigi susu yang sudah mencapai saraf gigi atau bahkan ke akar gigi, infeksinya bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan dari gigi permanennya, bahkan pada gigi permanen yang akan tumbuh," ucapnya kepada kumparanMOM dalam acara Launching Campaign #BeraniTampil by SATU Dental di Jakarta Selatan, Jumat (⅚).

Hal ini terjadi karena benih gigi permanen berada tepat di bawah gigi susu. Ketika terjadi infeksi yang berkepanjangan, proses pembentukan gigi permanen berpotensi terganggu. Dalam beberapa kasus, kondisi tersebut dapat memengaruhi bentuk, struktur, hingga kualitas email gigi permanen.

Dokter Spesialis Gigi, drg. Melissa Delania, Sp. Pros, dalam acara Launching Campaign #BeraniTampil by SATU Dental di Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2026). Foto: Eka Nurjanah/kumparan

Gigi Susu Copot Terlalu Cepat Bisa Menyebabkan Susunan Gigi Berantakan

Tak hanya infeksi, karies yang parah juga dapat menyebabkan gigi susu tanggal atau harus dicabut lebih cepat dari waktu yang seharusnya.

Padahal, gigi susu memiliki peran penting sebagai "penjaga ruang" bagi gigi permanen yang akan tumbuh. Ketika gigi susu hilang terlalu dini, gigi-gigi di sebelahnya dapat bergeser ke area yang kosong.

"Gigi yang menyebabkan gigi susu tanggal atau copot lebih cepat daripada waktunya juga bisa menyebabkan gigi-gigi di sebelahnya atau gigi tetangganya bergeser ke ruang yang kosong," ujar drg. Dela.

Ilustrasi orang tua membantu anak menyikat gigi. Foto: Shutterstock

Akibatnya, saat gigi permanen mulai tumbuh, ruang yang tersedia menjadi lebih sempit. Kondisi ini berisiko membuat gigi permanen tumbuh berjejal, miring, atau bahkan tidak mendapatkan ruang yang cukup untuk tumbuh secara optimal.

Oleh karena itu, menjaga kesehatan gigi susu sejak dini tidak hanya penting untuk kenyamanan anak saat ini, tetapi juga untuk mendukung pertumbuhan gigi permanen yang sehat di masa depan, Moms.

kumparan post embed