Kumparan Logo

Ibu Curhat Sering Pegal Setelah Caesar, Benarkah karena Bius Spinal?

kumparanMOMverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
peIlustrasi bius spinal ibu melahirkan caesar. Foto: Mehmet Fatih Metin/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
peIlustrasi bius spinal ibu melahirkan caesar. Foto: Mehmet Fatih Metin/Shutterstock

Seorang ibu di sosmed membagikan pengalamannya setelah menjalani operasi caesar. Ia mengaku, sejak mendapatkan suntikan anestesi di tulang belakang saat proses persalinan, kondisi fisiknya terasa tidak lagi sekuat dulu.

Ia menyebut punggungnya sering terasa sakit, badan terasa pegal saat bangun tidur, hingga mudah mengalami kelelahan. Awalnya, ia mengira berbagai keluhan tersebut akan hilang seiring berjalannya waktu. Namun ia masih merasakan kondisi yang sama dan menduga hal tersebut merupakan efek dari bius epidural yang digunakan saat operasi caesar.

“Kukira semua itu akan hilang seiring bertambahnya waktu. Ternyata memang efek dari bius epidural yang harus dirasakan seumur hidup,” ujarnya.

Ilustrasi bius spinal ibu melahirkan caesar. Foto: ravipat/Shutterstock

Lantas, benarkah suntikan anestesi di tulang belakang saat operasi caesar dapat menyebabkan tubuh menjadi lemah dan mudah lelah dalam jangka panjang?

Efek Samping Bius Spinal yang Perlu Diketahui

Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan, dr. Dinda Derdameisya, Sp.OG, menjelaskan bahwa tindakan bius spinal memang memiliki risiko efek samping. Namun, keluhan yang muncul umumnya hanya berupa rasa tidak nyaman di area bekas suntikan.

"Ya, penyuntikan bius spinal itu memang ada risikonya. Biasanya rasa nggak nyaman di punggung bagian bawah bekas penyuntikan yang biasanya dalam 1x24 jam itu sudah mereda,” ujar dr. Dinda kepada kumparanMOM, Kamis (30/7).

Ilustrasi sakit punggung. Foto: Shutterstock

Menurutnya, bila muncul efek samping akibat bius spinal, keluhannya lebih sering berupa nyeri di lokasi penyuntikan atau sensasi yang berkaitan dengan saraf, seperti kesemutan atau nyeri yang menjalar. Kondisi tersebut berbeda dengan keluhan badan mudah lelah, pegal-pegal, atau merasa kehilangan tenaga.

"Kalaupun ada efek samping itu lebih berupa nyeri di area tusukan dan rasa yang berhubungan dengan persarafan seperti semutan atau nyeri kayak lebih di saraf gitu, bukan kelemahan otot atau pegal-pegal gitu,” tambahnya.

Badan Mudah Lelah Setelah Melahirkan Belum Tentu karena Bius Spinal

Selain itu, dr. Dinda juga menegaskan bahwa tubuh yang terasa lemas atau mudah kehabisan energi setelah melahirkan kemungkinan besar bukan disebabkan oleh suntikan bius spinal.

Ilustrasi ibu melahirkan caesar. Foto: martin81/Shutterstock

Menurutnya, setelah persalinan tubuh ibu mengalami perubahan hormon yang terjadi secara bertahap. Perubahan tersebut dapat memengaruhi tingkat energi. Selain itu, proses merawat bayi yang membutuhkan tenaga dan waktu juga dapat membuat ibu merasa cepat lelah.

"Kemungkinan memang postpartum itu kan mengalami penurunan hormon ya. Nah, di situ mungkin energi bisa ikut berkurang, ditambah lagi kelelahan menjaga bayi,” tutur dr. Dinda.

Ilustrasi sakit di punggung. Foto: Shutterstock

Oleh karena itu, bila seorang ibu masih sering merasa pegal, mudah lelah, atau tubuh terasa tidak fit setelah melahirkan, sebaiknya tidak langsung menyimpulkan bahwa penyebabnya adalah bius spinal. Jika keluhan berlangsung lama atau semakin mengganggu aktivitas, konsultasikan dengan dokter agar penyebabnya dapat dievaluasi dan ditangani sesuai kondisi masing-masing ya, Moms.

kumparan post embed