Nyeri Pinggang saat Hamil Menjalar ke Perut? Bisa Jadi Batu Saluran Kemih

Nyeri pinggang saat hamil sering kali dianggap sebagai keluhan normal akibat perubahan postur dan bertambahnya berat badan janin. Namun, bila nyeri menjalar hingga ke perut, ibu hamil sebaiknya tidak mengabaikannya karena bisa menjadi tanda batu saluran kemih yang memerlukan penanganan segera.
Dokter Spesialis Urologi RS Premier Bintaro, dr. Teguh Risesa Djufri, Sp.U, menjelaskan bahwa nyeri akibat batu saluran kemih memiliki tingkat keparahan yang sangat tinggi, bahkan setara dengan nyeri saat melahirkan.
"Nyeri karena batu (saluran kemih) itu sama derajat nyerinya dengan nyerinya ibu melahirkan. Makanya kolik itulah yang salah satu penyebab terjadinya kontraksi pada janinnya sehingga berpotensi menyebabkan terjadinya keguguran,” ucap dr. Teguh dalam acara Media Gathering Penangan Terkini Batu Saluran Kemih bersama RS Premier Bintaro di Jakarta Selatan, Rabu (22/7).
Jangan Abaikan Nyeri Pinggang yang Menjalar ke Perut
Menurut dr. Teguh, nyeri pinggang pada ibu hamil memang sering terjadi akibat perubahan postur tubuh dan bertambahnya berat badan janin. Namun, jika nyeri menjalar hingga ke perut, ibu hamil perlu segera memeriksakan diri ke dokter urologi atau dokter kandungan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, termasuk skrining kondisi ginjal.
Selain nyeri yang menjalar ke perut, batu saluran kemih juga dapat disertai gejala lain, seperti urine berdarah, berwarna keruh, pink, atau cokelat, anyang-anyangan, hingga frekuensi buang air kecil yang semakin sering. .
“Memang pada usia awal kehamilan trimester pertama usia dua bulanan itu memang akan sering kencing ya. Biasanya karena bayinya posisinya di bawah,” imbuhnya.
Tips Mencegah Batu Saluran Kemih saat Hamil
Ibu hamil umumnya dianjurkan mengonsumsi suplemen kalsium untuk mendukung kesehatan tulang ibu dan perkembangan janin. Namun, dr. Teguh mengingatkan bahwa konsumsi kalsium perlu diimbangi dengan kebiasaan sehat agar tidak meningkatkan risiko terbentuknya batu saluran kemih.
Beberapa hal yang disarankan antara lain:
-Perbanyak minum air putih
-Tetap aktif bergerak sesuai kondisi kehamilan
-Hindari terlalu banyak berdiam diri atau kurang bergerak
"Apa yang harus dilakukan? Banyak minum, jadi kalau banyak minum kalsium, banyak minum air putih dan banyak gerak,” tutur dr. Teguh.
Apakah Batu Saluran Kemih Harus Dioperasi?
Dr. Teguh menegaskan bahwa tidak semua batu saluran kemih pada ibu hamil memerlukan tindakan operasi. Penanganan awal biasanya dilakukan dengan mengatasi nyeri, observasi, evaluasi, serta pemberian obat-obatan yang aman sesuai kondisi ibu hamil.
Apabila batu menyebabkan sumbatan tetapi nyeri masih dapat dikendalikan, batu memiliki peluang keluar sendiri dengan memperbanyak konsumsi air putih.
“Namun bisa keluar dengan minum yang banyak ada kemungkinan itu. Kecuali kalau batunya tidak menyumbat, itu biasanya kita tunda setelah selesai kehamilan,” tutupnya.
