Tiga Perkembangan Penting Anak Usia Sekolah yang Perlu Orang Tua Ketahui

Memasuki usia sekolah menjadi salah satu fase penting dalam tumbuh kembang anak. Pada rentang usia 5-12 tahun, anak tidak hanya mengalami perubahan fisik, tetapi juga perkembangan kemampuan berpikir hingga keterampilan bersosialisasi lho, Moms.
Nutritionist Inne Herayani menjelaskan, ada tiga aspek utama yang perlu diperhatikan orang tua selama anak berada di usia sekolah. Ketiganya dapat mendukung proses belajar sekaligus tumbuh kembang anak secara optimal. Apa saja?
1. Pertumbuhan Fisik Semakin Pesat
Menurut Inne, pertumbuhan fisik anak tetap terjadi sejak lahir. Namun, ada perbedaan antara pertumbuhan pada masa bayi dan saat anak memasuki usia sekolah.
Pada bayi baru lahir, pertambahan yang paling dominan adalah berat badan. Sementara itu, tinggi badan meningkat secara bertahap.
"Ketika bayi baru lahir yang lebih dominan bertambah itu adalah berat badannya. Dan untuk tinggi badannya paling hanya bertambahnya sekitar ya beberapa milimeter atau setengah sentimeter saja ya,” katanya dalam acara Hari Anak Nasional 2026 Celebration di Nestlé Gallery, Karawang Factory, Sabtu (1/8).
Berbeda saat memasuki usia sekolah. Pada fase ini, pertumbuhan tinggi badan menjadi lebih menonjol dibandingkan masa sebelumnya. Oleh karena itu, orang tua perlu memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi agar pertumbuhan berlangsung optimal.
2. Kemampuan Berpikir Semakin Matang
Selain pertumbuhan fisik, usia sekolah juga menjadi masa berkembangnya kemampuan kognitif atau kecerdasan otak anak. Di fase ini, anak mulai menerima lebih banyak informasi dan belajar berbagai keterampilan baru di sekolah. Oleh karena itu, kebutuhan nutrisi yang mendukung fungsi otak juga perlu diperhatikan.
Menurut Inne, beberapa zat gizi yang berperan dalam mendukung perkembangan otak antara lain AA, DHA, kolin, omega-3, dan omega-6.
Nutrisi tersebut bisa diperoleh dari berbagai sumber makanan, seperti ikan laut, ikan air tawar, maupun susu sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
3. Kemampuan Sosial Mulai Berkembang
Perubahan lainnya yang tidak kalah penting adalah perkembangan aspek sosial. Saat mulai bersekolah, anak akan lebih sering berinteraksi dengan teman sebaya maupun guru. Interaksi ini membantu mereka belajar berkomunikasi, bekerja sama, hingga memahami aturan di lingkungan baru.
Tak jarang, kondisi ini juga memunculkan kekhawatiran pada orang tua, misalnya apakah anak mampu mengikuti pelajaran dengan baik dan tetap fokus selama di kelas.
Menurut Inne, salah satu cara sederhana untuk mengetahuinya adalah dengan mengajak anak mengobrol sepulang sekolah. Orang tua bisa bertanya tentang kegiatan yang dilakukan anak di kelas, seperti pelajaran yang dipelajari, aktivitas bersama guru, atau pengalaman bersama teman-temannya.
“Ditanya anaknya, 'Adek tadi di sekolah belajar apa?' Terus anaknya jawab, 'Oh iya bunda tadi di sekolah adek belajar menggambar, belajar membaca, disuruh ke depan sama bung guru, disuruh belajar menghitung.' Itu berarti anaknya bisa mengikuti pelajaran di sekolah dengan fokus,” tegas Inne.
Meski begitu, orang tua tetap perlu menjalin komunikasi dengan guru untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai perkembangan belajar dan perilaku anak di lingkungan sekolah ya, Moms.
