Kumparan Logo

Beda dari Zoro, Mackenyu Ngaku Lebih Pandai Baca Maps

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mackenyu hadir di Indonesia Comic Con (ICC) yang digelar di (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Mackenyu hadir di Indonesia Comic Con (ICC) yang digelar di (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Karakter Zoro dalam semesta One Piece sangat melegenda bukan hanya karena keahliannya menggunakan tiga pedang, melainkan juga kebiasaan konyolnya yang sama sekali buta arah mata angin.

Namun, di dunia nyata, sang pemeran versi live action, Mackenyu, menegaskan bahwa dirinya sangat berbeda dari karakter yang ia mainkan.

"Saya tidak seburuk itu kalau soal arah. Kemampuan navigasi saya tidak seburuk itu," ucap Mackenyu di sela Indonesia Comic Con (ICC) di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/10).

Mackenyu hadir di Indonesia Comic Con (ICC) yang digelar di (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (4/10/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Mackenyu menyebut tiga kepribadian Zoro yang masih sangat ia ingat sampai sekarang. "Suka minuman keras, memiliki navigasi arah yang luar biasa hebat, dan tentu saja sangat tampan," kata Mackenyu sarkas, dan langsung disambut tawa penonton.

Ketika kembali ditanya soal siapa di antara mereka berdua yang paling mudah tersesat di jalan, Mackenyu tanpa ragu menunjuk karakter Zoro. "Oh, tentu saja Zoro yang paling gampang tersesat," jawab Mackenyu.

Mackenyu menjelaskan, ada jarak kepribadian yang cukup besar antara dirinya dengan karakter Zoro. Ketika berada di depan kamera, ia berusaha menanggalkan seluruh sifat aslinya agar dapat menyelami karakter Zoro yang dingin dan misterius.

Aktor Jepang-AS Mackenyu menghadiri acara penggemar Netflix "One Piece: Into the Grand Line" di United Theater On Broadway, Los Angeles, AS, Kamis (26/2/2026). Foto: Jean-Baptiste Lacroix/AFP

"Biasanya saya orang yang pendiam, tapi saya juga tipe orang yang tidak bisa berhenti tertawa. Jadi ketika menjadi Zoro, saya berusaha untuk tidak menjadi diri saya sendiri. Saya menjadi orang yang benar-benar berbeda saat berakting," tutur Mackenyu.

Meski sedikit bertolak belakang, kepiawaian bertarung Zoro ternyata sudah menyatu dengan Mackenyu. Ia mengaku tidak merasa kesulitan menjalani adegan laga yang menuntut fisik tinggi karena sudah terlatih sejak kecil.

"Saya sangat menikmati koreografi aksi, jadi bukan tantangan yang terlalu berat buat saya. Saya tumbuh besar dengan seni bela diri karate, dan saya sudah sering melakukan adegan aksi pedang sejak masih kecil. Jadi bela diri pedang itu sudah ada dalam darah saya," pungkas Mackenyu.