Kumparan Logo

H-7 Hari, Scream Or Dance 2026 Umumkan Pindah Venue ke JiExpo Kemayoran

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Raffi Ahmad dalam Konferensi Pers Scream or Dance 2023 di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Senin (28/8/2023).  Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Raffi Ahmad dalam Konferensi Pers Scream or Dance 2023 di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Senin (28/8/2023). Foto: Giovanni/kumparan

Tepat sepekan jelang penyelenggaraannya, festival musik elektronik bertema Halloween, Scream or Dance (SOD) 2026, mengumumkan pemindahan venue.

Festival yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 mendatang ini berpindah dari awalnya di kawasan PIK 2 ke Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat.

Keputusan ini diambil pihak manajemen setelah merampungkan evaluasi demi kelancaran serta standar produksi acara secara menyeluruh.

"Setelah melakukan beragam evaluasi mendalam terkait faktor-faktor yang menyangkut keberlangsungan acara secara keseluruhan, kami memutuskan JIExpo Kemayoran sebagai venue tetap untuk gelaran edisi kelima Scream or Dance," ujar perwakilan promotor dalam pernyataan resminya, Jumat (23/10).

Scream Or Dance 2026 pindah venue ke JiExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Dok. Istimewa

Pihak promotor menyadari pengumuman mendadak di H-7 ini berpotensi memengaruhi rencana perjalanan dan persiapan para pengunjung yang telah membeli tiket jauh-jauh hari.

"Kami sangat memahami perubahan lokasi ini dapat memengaruhi rencana persiapan yang telah disusun para pengunjung. Dari lubuk hati terdalam, kami memohon maaf dan mengapresiasi setinggi-tingginya kesabaran serta dukungan penuh seluruh penonton selama proses penyesuaian ini," tulis promotor.

"Kami tegaskan, seluruh tiket yang sudah dibeli tetap berlaku penuh secara valid di JIExpo Kemayoran tanpa perlu penukaran ulang ataupun biaya tambahan apa pun," lanjut mereka.

Promotor menegaskan keputusan untuk tetap melangsungkan festival di lokasi baru didorong oleh komitmen moral terhadap ekosistem pekerja industri hiburan yang terlibat.

"Ada lebih dari 2.000 pekerja dalam perhelatan SOD tahun ini, mulai dari tim produksi panggung, kru teknis, pengamanan, hingga pekerja pendukung lainnya. Bagi kami, memastikan festival ini tetap berlangsung adalah bentuk tanggung jawab untuk menjaga mata pencaharian mereka," tegas promotor.

instagram embed

Panggung di Kemayoran nantinya akan diguncang oleh musisi Tanah Air seperti Dipha Barus, Bobby Suryadi, Bravy, dan Whisnu Santika. Sementara jajaran disjoki global yang siap memanaskan suasana antara lain Cheat Codes, Dubvision, Dash Berlin, hingga Jonas Blue.

Informasi terkini, tim produksi saat ini telah bekerja di lokasi baru demi memastikan pengalaman pesta Halloween berlangsung aman dan spektakuler.

Penjualan tiket Scream Or Dance masih dibuka melalui situs www.screamordance.com.