Kumparan Logo

BPS Tegaskan Masyarakat Dilarang Tolak Petugas Sensus Ekonomi

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harma (tengah) dididampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat memantau sensus ekonomi yang dilakukan di Hotel MG Setos. Foto: Intan Alliva/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harma (tengah) dididampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng saat memantau sensus ekonomi yang dilakukan di Hotel MG Setos. Foto: Intan Alliva/kumparan

Badan Pusat Statistik (BPS) meminta masyarakat terbuka menerima petugas yang akan melakukan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). BPS menjamin kerahasiaan data masyarakat.

Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengatakan masyarakat tidak boleh menolak kedatangan petugas sensus karena itu merupakan amanat undang-undang.

"Tidak boleh (menolak) karena ini adalah amanat undang-undang," ujar Sonny usai agenda pencanangan sensus ekonomi di Lapangan Simpang LIma Semarang, Kamis (18/6).

Sonny menjelaskan, dalam sensus ekonomi 2026 seluruh unit usaha akan didata satu persatu. Petugas akan mendatangi tiap pintu rumah yang memiliki unit usaha termasuk yang berniaga melalui media sosial.

"Makanya kita akan mendata di level keluarga juga. Termasuk usaha-usaha yang dipasarkan melalui media sosial karena sekarang sudah berubah perilaku ekonomi yang mengarah ke perilaku digital," jelas dia.

Sonny meminta masyarakat untuk tidak takut dan khawatir ketika petugas sensus mendatangi rumah-rumahnya. Petugas yang asli akan dibekali dengan surat tugas dan identitas siri.

"Bisa dilihat dari identitas rompi, kartu pengenal dan surat tugasnya. Seluruh petugas dan pengawas lapangan dibekali dengan itu," jelas dia.

Ia juga menjamin kerahasiaan data yang didapat dari sensus ekonomi ini. Seluruh data yang didapat akan dipusatkan sehingga tidak bisa bocor ke pihak lain.

"Jadi datanya ini semuanya terdigitalisasi dan tersentralisasi di kami. Jadi enggak bisa bocor ke mana pun," tegas Sonny

Wakil Kepala BPS RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi bersama Gubernur Jawa Tengah dan kepala daerah dalam agenda pencanangan sensus ekonomi di Lapangan Simpang Lima Semarang. Foto: Intan Alliva Khansa/kumparan

Usai kegiatan pencanangan Sonny didampingi Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng juga turun langsung memantau sensus ekonomi di Hotel MG Setos. Sonny memuji kesigapan dua petugas saat melakukan sensus.

"Kita melihat langsung bagaimana pendataan unit usaha termasuk di MG Setos. Yang menarik tadi semua data diberikan tapi tidak kami dengarkan karena rahasia. Saya nanya berapa omzetnya tapi petugas bilangnya rahasia. Itu dijawab petugas seperti itu. Jadi kami pastikan rahasia data pasti terjaga bahkan kepada kami juga tidak dikatakan," kata Sonny.

Sementara itu, Director Sales MG Setos, Anto, menyambut baik kedatangan dua petugas sensus. Menurutnya para petugas bersikap sangat ramah dan kooperatif.

"Kami gunakan data yang akurat dan tepat untuk BPS agar ada input yang bagus ke depan. Petugasnya cepat ramah dan semuanya diinfokan sangat transparan," kata Anto.

instagram embed