Kumparan Logo

5 Berita Populer: Perayaan Album Perdana No Na hingga Dokumenter Oasis

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 5 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Girl group asal Indonesia No Na. Foto: Instagram/@nonawav
zoom-in-whitePerbesar
Girl group asal Indonesia No Na. Foto: Instagram/@nonawav

No Na gelar Island Girl Pop Up Experience untuk rayakan perilisan album perdana mereka jadi salah satu berita populer pada Senin (7/9). Selain itu, sisi lain reuni Oasis dalam dokumenter Don't Look Back in Anger juga menjadi sorotan. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.

1. No Na Gelar Island Girl Pop Up Experience untuk Rayakan Perilisan Album Perdana

Grup vokal perempuan pop global pertama dari Indonesia, no na, luncurkan single dan video musik baru "work". Foto: Dok. Munachi Osegbu

Kabar gembira buat para Orchids! Girl group kesayangan kita, No Na, bersiap menggelar event seru bertajuk Island Girl Pop Up Experience. Acara ini diselenggarakan khusus sebagai bagian dari perayaan perilisan album perdana mereka yang bertajuk Island Girl pada 18 September 2026 mendatang. Lewat akun Instagram resminya, mereka langsung membagikan kejutan manis ini untuk memanjakan para penggemar setianya.

Menariknya, kamu tidak perlu merogoh kocek sepeser pun alias gratis untuk bisa seru-seruan di event ini. Island Girl Pop Up Experience bakal dilangsungkan di Nirmana Falatehan, kawasan hits Blok M, Jakarta, pada 19 hingga 20 September 2026. Buat kamu yang tidak mau ketinggalan momen berharga ini, catat tanggalnya karena pendaftaran akan mulai dibuka pada 11 September 2026 pukul 12.00 WIB lewat situs resmi nonawav.com.

2. Sisi Lain Reuni Oasis dalam Dokumenter Don't Look Back in Anger

Penampilan Grup Musik Oasis saat lakukan konser reuni. Foto: Suzanne Plunkett/ REUTERS

Kabar reuni band legendaris Oasis memang selalu sukses bikin heboh jagat musik dunia. Sutradara Will Lovelace dan Dylan Southern siap membagikan kisah di balik layar pertemuan bersejarah Liam dan Noel Gallagher setelah 15 tahun berselisih lewat dokumenter terbaru Don't Look Back in Anger yang bakal tayang di platform Disney+. Menariknya, proses latihan awal mereka menjelang tur dunia ini ternyata jauh dari kesan melodrama atau air mata haru layaknya sinetron, melainkan berjalan sangat profesional dan fokus pada aransemen musik.

Tim produksi sengaja menggunakan kamera jarak jauh untuk menjaga keintiman proses reuni yang sensitif ini agar kedua bersaudara tersebut tidak merasa diawasi oleh orang asing di dalam studio. Ketegangan yang sempat menyelimuti mereka akhirnya benar-benar mencair saat melangkah ke atas panggung di Cardiff dan disambut energi luar biasa dari para penonton. Ditambah lagi, dokumenter ini digarap dengan pendekatan sinematik kelas dunia dan siap menyajikan visual imersif lewat layar IMAX untuk membawa penonton merasakan langsung atmosfer konser legendaris tersebut.

3. Lalahuta Remake Cobalah Untuk Setia, Hadirkan Sentuhan Pop Rock

Lalahuta remake lagu Cobalah Untuk Setia. Foto: Dok. Istimewa

Lagu legendaris Cobalah Untuk Setia yang dulu dipopulerkan oleh diva Kris Dayanti kini lahir kembali dengan vibes yang sangat berbeda. Grup musik Lalahuta memutuskan untuk mengaransemen ulang lagu ciptaan Rieka Roslan tersebut dengan sentuhan pop rock yang edgy. Sang vokalis, Kevin Widaya, mengungkapkan bahwa pemilihan genre ini sangat cocok dengan karakter vokalnya yang memang lebih kuat di jalur pop rock dibandingkan dengan membawakan lagu pop mendayu-dayu.

Tantangan terbesar dalam proyek remake ini adalah menghadapi ekspektasi publik yang sudah sangat melekat dengan versi aslinya. Selain melakukan penyesuaian key center karena dinyanyikan oleh vokalis pria, Lalahuta juga menyajikan lagu ini dari sudut pandang laki-laki dengan tambahan aransemen orkestra yang megah dan emosional. Melalui versi baru ini, Lalahuta berharap bisa mengajak pendengar lama bernostalgia sekaligus memberikan pengalaman baru yang mengejutkan bagi generasi sekarang.

4. Film Dokumenter Lisa Blackpink Tayang 12 Oktober

Anggota grup K-pop Blackpink Lisa tiba menghadiri upacara pembukaan Festival Film Internasional Busan (BIFF) ke-30 di Busan Cinema Center di Busan pada 17 September 2025. Foto: Jung Yeon-je / AFP

Langkah solo karier Lalisa Manobal alias Lisa Blackpink semakin mantap dan tidak terbendung. Kisah perjalanan kariernya yang luar biasa bakal dirangkum dalam film dokumenter panjang bertajuk Always Lalisa yang dijadwalkan tayang terbatas di bioskop global dan IMAX mulai 12 Oktober mendatang. Di bawah arahan sutradara Sue Kim, film ini akan menyoroti fase penting transisi Lisa saat menyeimbangkan karier musik solo, debut aktingnya di Hollywood lewat serial HBO populer The White Lotus, hingga upayanya menjaga privasi di tengah sorotan dunia.

Tahun 2026 memang menjadi tahun emas bagi Lisa dengan segudang pencapaian global, mulai dari tampil di pembukaan Piala Dunia FIFA hingga menjadi bagian dari komite Met Gala. Tidak hanya itu, ia juga bersiap merilis mini album terbarunya yang bertajuk Press Play pada 23 Oktober dan mencetak sejarah baru lewat residensi pertunjukannya di Las Vegas yang langsung ludes terjual dalam hitungan menit. Dokumenter ini pun dipastikan akan menyajikan sudut pandang yang sangat jujur dan intim dari sang bintang global.

5. Aruma Tuangkan Perjalanan Mencari Diri di Mini Album "Dan Ternyata Aku Cukup"

Penyanyi Aruma kolaborasi dengan Kamga dan Pepeng di We The Fest 2023. Foto: Dok. Istimewa

Penyanyi muda berbakat Aruma baru saja merilis mini album terbarunya yang sangat personal bertajuk Dan Ternyata Aku Cukup. Mini album yang berisi lima lagu ini menjadi wadah baginya untuk merefleksikan diri serta memahami pola hubungan romantis yang terus berulang dalam hidupnya selama hampir tiga tahun menyendiri. Momen perilisan ini juga dirayakan secara intim lewat showcase spesial di Melodia bersama para penggemarnya, Arumanis, serta kolaborasi apik bersama musisi ternama seperti Raim Laode dan Raissa Anggiani.

Melalui lagu-lagu di dalam album ini, Aruma tidak hanya ingin berbagi kesedihan, melainkan membagikan proses pendewasaan dirinya untuk menerima bahwa ia sudah cukup dengan dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada kehadiran orang lain. Mulai dari lagu Semoga Nanti yang menggambarkan kedamaian batinnya hingga lagu Bulan Separuh sebagai penutup perjalanan emosional, Aruma berharap karya terbarunya ini bisa menjadi teman bagi siapa saja yang sedang melewati fase serupa untuk kembali mencintai diri sendiri.