Kumparan Logo

Elon Musk Berambisi Bikin Film The Odyssey Pakai Grok

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemilik xAI sekaligus CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk menghadiri Forum Investasi AS-Arab Saudi di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, DC, pada 19 November 2025. Foto: Brendan Smialowski / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pemilik xAI sekaligus CEO SpaceX dan Tesla Elon Musk menghadiri Forum Investasi AS-Arab Saudi di John F. Kennedy Center for the Performing Arts, Washington, DC, pada 19 November 2025. Foto: Brendan Smialowski / AFP

Elon Musk ikut berkomentar tentang film The Odyssey garapan Christopher Nolan yang menjadi perbincangan setelah mencetak rekor di box office global. Musk mengumumkan bahwa kecerdasan buatan (AI) Grok Imagine akan membuat film panjang The Odyssey yang disebutnya "akurat secara historis".

"Sebelum tahun ini berakhir, Grok Imagine akan membuat film panjang The Odyssey yang akurat secara historis dan sesuai dengan seni Homer," tulis Musk sembari membagikan video pendek berdurasi sekitar tiga menit yang dibuat menggunakan AI oleh salah satu pengguna X.

Musk menambahkan bahwa versi penuh film tersebut ditargetkan rampung pada akhir 2026.

X post embed

Namun, klaim mengenai "akurasi historis" itu langsung memicu pertanyaan. The Odyssey merupakan epos Yunani kuno yang diperkirakan ditulis hampir 2.800 tahun lalu dan dikenal sebagai karya fiksi yang dipenuhi unsur mitologi, mulai dari Cyclops bermata satu, monster berkepala enam, hingga penyihir Circe yang mengubah para pelaut menjadi babi.

Karena itu, banyak pihak mempertanyakan bagaimana sebuah adaptasi dapat diklaim benar-benar "akurat secara historis". Pernyataan terbaru Musk juga tidak lepas dari kritiknya terhadap adaptasi The Odyssey versi Christopher Nolan sebelum film tersebut dirilis. Saat itu, ia menentang sejumlah keputusan casting, termasuk pemilihan Lupita Nyong'o sebagai Helen of Troy.

Salah satu cuplikan dari Film 'The Odyssey' yang tayang pada Rabu (15/7/2026). Foto: Dok. Universal Pictures

Pada Maret lalu, Musk bahkan menuduh Nolan sebagai "anti-kulit putih" dan mengklaim sang sutradara memilih Nyong'o demi mengejar penghargaan film. Meski tidak pernah dikonfirmasi secara resmi, karakter-karakter dalam cuplikan AI yang dibagikan Musk seluruhnya digambarkan berkulit putih, sehingga dinilai sejalan dengan kritik yang sebelumnya ia lontarkan.

Sementara itu, terlepas dari berbagai kritik yang disampaikan Musk sebelum penayangannya, The Odyssey justru mencatat kesuksesan besar di bioskop. Film produksi Universal Pictures tersebut meraup pendapatan sekitar US$264 juta pada akhir pekan pembukaannya di seluruh dunia dan diproyeksikan terus menambah perolehan box office dalam beberapa pekan ke depan.