Kumparan Logo

Jadi Perbincangan Global, No Na Kini Mejeng di NME

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Grup vokal perempuan pop global pertama dari Indonesia, no na, luncurkan single dan video musik baru "work". Foto: Dok. Munachi Osegbu
zoom-in-whitePerbesar
Grup vokal perempuan pop global pertama dari Indonesia, no na, luncurkan single dan video musik baru "work". Foto: Dok. Munachi Osegbu

Grup vokal perempuan pop global pertama asal Indonesia, No Na, lagi naik daun. Debut sejak 2025, lagu-lagunya langsung diterima masyarakat mulai dari Shoot hingga yang terbaru Rollerblade.

Shoot yang jadi single perdana No Na berhasil mencuri perhatian musisi lain, termasuk dari mancanegara. Joy Rede Velvet dan Jisoo BLACKPINK misalnya, menggunakan lagu itu sebagai latar musik untuk unggahannya.

Kemudian lagu Work juga viral dan dipakai untuk dance challenge. Demam dance challenge lagu itu juga diikuti oleh Taeyong NCT.

No Na rilis lagu Rollerblade. Foto: Instagram @nonawav

No Na Mejeng di NME

Kesuksesan No Na bikin mereka mejeng di media internasional. Saat debut, No Na pernah diwawancara oleh Billboard. Kini No Na masuk dalam majalah musik legendaris yang terbit sejak 1952, NME.

No Na diulas dalam rubrik Breakout yang mengangkat soal bintang baru lagi naik daun, baik itu karena viral, lagu-lagu yang sukses, maupun video musik yang mencuri perhatian.

Popularitas dan dampak dari karya No Na membuat grup beranggotakan Christy, Esther, Baila, dan Shaz itu masuk daftar NME 100 tahun ini.

Dalam wawancaranya, No Na bicara soal “Island Girl” yang mereka usung, kemudian alasan mereka membawa identitas budaya dalam setiap karya.

instagram embed

Misalnya saja, No Na menampilkan keindahan sawah terasering Bali di music video Shoot. Kemudian di music video Rollerblade, mereka menampilkan instrumen gamelan; perkenalkan diri sebagai ‘Island Girl from Indonesia’; dan ada diksi Indonesia di lagu itu seperti ‘Jedag Jedug’, ‘Sok Keren’, dan ‘Sok Asik’.

Para personel No Na juga sempat mengungkapkan keinginan untuk mencoba Tari Piring, menampilkan makanan Indonesia, dan pakaian tradisional dari berbagai daerah dalam karya mereka berikutnya.