Keluarga Laporkan Penyebar Hoaks Perceraian Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian
ยทwaktu baca 3 menit

Kabar hoaks mengenai perceraian Fairuz A Rafiq dan Sony Septian sempat menjadi sorotan. Pemberitaan miring tersebut membuat keluarga resah dan geram.
Kakak Sonny Septian, Elma Thena, yang turut mewakili pihak keluarga telah menunjuk kuasa hukum. Kuasa hukum keluarga Sonny dan Fairuz, Ina Rachman, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan sejumlah akun terkait persoalan itu.
"Sudah, sudah. Ada beberapa yang dilaporkan. Yang sementara kita laporin ada tujuh, cuma yang ada dua akun besar yang jadi suspect utama kita," ujar Ina kepada kumparan, Kamis (30/4).
Kendati demikian, Ina masih merahasiakan deretan nama akun yang sudah dilaporkan. Termasuk ke mana laporan tersebut mereka daftarkan.
"Laporan masih aku rahasiain dulu ya, soalnya nanti takutnya, ya kita kan enggak mau ini ya, nggak mau ngumbar dulu. Pokoknya nanti kalau udah ada titik jelas pasti kita kabarin," ujarnya.
Ina juga mengungkapkan bahwa pihaknya tak melakukan komunikasi apapun terhadap akun-akun yang sudah dilaporkan. "Ya yang jelas Elma udah pernah komen di beberapa akun itu," tuturnya.
Kuasa hukum keluarga Sonny dan Fairuz yang lain, Uus Mulyaharja, menjelaskan bahwa kabar miring soal rumah tangga Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq sudah semakin meresahkan.
"Sebagaimana kita perlu sampaikan bahwa saat ini keluarga besar itu resah ya, dengan banyaknya pertanyaan, telepon, bahkan apa ya, pemberitaan-pemberitaan yang miring sehingga itu merasa diserang nama baiknya, merasa tercemar nama baiknya," kata Uus.
Uus kemudian menegaskan bahwa pemberitaan tersebut juga sudah sangat mengganggu psikologis keluarga. Oleh karena itu, keluarga mengambil sikap tegas atas beragam pemberitaan miring yang menerpa rumah tangga Fairuz dan Sonny.
"Itu sangat mengganggu sekali. Oleh karenanya, kami dari keluarga besar ini sebetulnya bagaimana mengukur dampak ya, yang namanya pencemaran nama baik, terus kemudian fitnah, ya," kata Uus.
"Terus kemudian juga berkaitan dengan anggapan publik yang seakan-akan berita itu benar, ini sangat mengganggu dan sangat merusak nama baik keluarga besar," tambahnya.
Oleh karena itu, keluarga besar Sonny dan Fairuz, melalui kuasa hukumnya melayangkan ultimatum kepada pihak-pihak yang masih terus menyebarkan hoaks.
"Kita peringatkan secara keras ya, mengultimatum secara terbuka kepada pihak-pihak yang sudah menyebarluaskan berita hoaks itu, agar dia segera menghentikan perbuatannya atau men-take down yang sudah ada ya, paling tidak maksimal 2x24 jam," ungkap Uus.
Jika tak segera berhenti, Uus menekankan bahwa pihaknya tak segan menempuh langkah hukum. Selain pidana, Uus menekankan bahwa pihaknya juga akan menempuh langkah hukum perdata.
"Kemungkinan kita mengajukan gugatan perdata, gugatan perbuatan melawan hukum, sehingga klien kami bisa meminta ganti kerugian materiil dan imateriel. Oleh karenanya, ya kami peringatkan kepada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab lah, yang sudah menyebarluaskan hoaks," tukasnya.
Respons Keluarga soal Pemberitaan Hoaks Sonny Septian dan Fairuz A Rafiq
Dalam kesempatan yang sama, Elma Theana awalnya tak mau ambil pusing menanggapi pemberitaan tersebut. Hingga akhirnya kabar hoaks itu semakin berkembang dan membuat keluarga geram.
"(Tadinya) kita lucu-lucuan aja gitu. Tapi semakin berkembang, semakin ada narasi, semakin ada gambar-gambar di persidangan, gambar-gambar yang seolah-olah akhirnya membuat adik saya tuh di-bully," tutur Elma.
Sebagai seorang kakak, Elma mengaku harus hadir untuk melindungi adiknya. Sehingga dia tak kuasa saat melihat keluarga adiknya menjadi sasaran hoaks dari pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.
Dalam arti kata, saya kan sebagai seorang kakak dan juga seorang ibu pada saat ini kepada adik-adik saya, saya sebagai pengganti almarhum ibu saya kepada adik-adik saya,
"Saya melihat, ngerasa adik yang saya sayang, sangat saya sayangi, adik yang sangat saya perhatikan bagaimana prosesnya dia dulu sakit gitu kan, proses penyembuhan gitu. Nah saya kan melihat bagaimana mental adik saya gitu," tandasnya.
