Kumparan Logo

Pandangan Acha Septriasa soal Pertanyaan Kapan Punya Anak

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Acha Septriasa Foto: Munady
zoom-in-whitePerbesar
Acha Septriasa Foto: Munady

Pertanyaan kapan punya anak? seolah menjadi santapan wajib bagi pasangan yang telah menikah di Indonesia, terutama saat momentum silaturahmi keluarga.

Fenomena ini diangkat ke layar lebar lewat film orisinal produksi Vidio bertajuk Kapan Punya Anak, yang dibintangi oleh aktris Acha Septriasa dan Andri Mashadi.

Memerankan Alma, Acha Septriasa mengaku sangat memahami kepedihan yang dirasakan karakternya. Terlebih, ia sendiri pernah merasakan penantian panjang dan duka mendalam dalam kehidupan nyatanya.

Ibu satu anak yang kini menetap di Australia ini menuturkan sempat berjuang selama empat tahun untuk menantikan anak kedua, hingga mengalami keguguran di usia kehamilan trimester pertama.

"Aku memang pengin banget punya anak setelah punya anak yang pertama dulu. Jadi aku nunggu juga 4 tahun untuk dapat anak kedua. Dan waktu itu di antara nunggu itu dapat, hamil, terus di umur 13 minggu, ternyata harus dilepas karena keguguran," kata Acha.

Acha Septiasa Pemain film Bunda Kido Foto: Munady

Acha Septriasa soal Pertanyaan Kapan Punya Anak?

Pengalaman ini kemudian ditarik Acha untuk menghidupkan tokoh Alma yang disutradarai oleh Dyan Sunu Prastowo.

"Experience yang seperti itu yang akhirnya aku tarik menjadi inspirasi aku untuk membangun karakter Alma ini. Lonely-nya kami berusaha, terus bagaimana kita nungguin kepastian untuk dapat apa enggak," tutur Acha.

Soal pertanyaan kapan punya anak? di Indonesia, Acha memberikan perbandingan antara masyarakat Indonesia dan budaya Barat di luar negeri.

"Indonesia dan di luar negeri itu sebenarnya enggak bisa disamain ya. Mereka punya way of life-nya sendiri, tata kramanya sendiri, dan culture-nya sendiri. Di Indonesia budayanya gotong royong, dan sesama keluarga itu merasa harus saling kenal serta mengetahui apa yang terjadi," ucap Acha.

Andri Mashadi (kiri) dan Acha Septriasa (kanan) saat promo film Kapan Punya Anak. Foto: Dok. kumparan

Acha menilai, tingginya kep" masyarakat Indonesia sebenarnya berangkat dari kedekatan, meski pada praktiknya sering kali melukai perasaan orang lain.

"Kepo-nya lebih tinggi dan rasa ingin tahu, tapi itu bukan atas dasar yang buruk sebenarnya. Ya kalau disalahartikan memang jadi kesannya ofensif atau kurang empati. Padahal sebenarnya budaya Indonesia itu mereka cuma pengin tahu alasan," ungkap Acha.

Untuk menyikapi situasi tersebut, Acha menyarankan pasangan suami-istri tidak berburuk sangka, tetapi tetap tegas dalam menetapkan boundaries.

"Harus pintar-pinternya kita supaya anggap hal tersebut lebih light lagi, enggak cepat berburuk sangka, tapi lebih dicerna lagi sebenarnya tujuannya buat apa. Tapi kalau sekiranya kita memang merasa terganggu, ya set your boundaries aja," tutup Acha.

Disutradarai Dyan Sunu Prastowo, film Kapan Punya Anak menyoroti pergulatan pasangan suami-istri, Alma (Acha Septriasa) dan Pandu (Andri Mashadi), yang dihujani pertanyaan seputar anak oleh keluarga besar. Film ini akan tayang di Vidio pada 14 November 2026.