Reza Arap Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Film Harusnya Horror Dibajak

Sutradara film Harusnya Horror, Reza Oktovian atau Reza Arap, siap tempuh jalur hukum untuk mereka yang membajak dan menyebarkan materi film tersebut di media sosial.
Dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Reza Arap juga bakal memberikan somasi kepada akun X @patriarkibasi. Akun tersebut sebelumnya menyebarkan rekaman film Harusnya Horror yang sedang tayang di bioskop, sembari mengunggah ucapan bernada hinaan.
“Mengunggah spoiler dan pembajakan secara sadar, ketik caption dengan bernada hinaan secara sadar, bahkan setelahnya bilang terima kasih karena tweet-nya jadi ramai. Saya akan menempuh jalur hukum, dan melayangkan somasi terhadap akun X @patriarkibasi,” kata Arap.
Arap mengatakan, di luar pembajakan, pemilik akun tersebut menghina tanpa memikirkan perasaan orang lain.
"Dia tidak tahu seberapa sakral adegan yang dia unggah, dan yang saya lakukan di adegan tersebut tidak berdasarkan apa pun, selain karena saya sering melakukan itu ke almarhumah Lula Lahfah," ucap Reza.
Rumah produksi Ess Jay Pictures yang memproduksi Harusnya Horror juga telah menegaskan imbauan pelarangan pembajakan dengan merekam layar bioskop dan mengunggah potongan adegan film tersebut ke media sosial.
Reza Arap Ungkap Film Harusnya Horror Jadi Penghormatan untuk Mendiang Lula Lahfah
Harusnya Horror menjadi debut akting layar lebar bagi member AAAClan yakni George Tierson (Jot), Yukatheo Glen Widjaja (Yuka), Garry Andriawan Ang (Garry), Teguh Prakoso (Tepe), Aldy Renaldy (Aloy), Ariyanto (Ibot), Niko Junius (Niko), dan Bravyson (Vicong).
Film ini juga menampilkan Reynavenzka, Ronny P. Tjandra, Heroe Soewarno, Malka Rafasya, dan Yoshua Marcellos (Cellos). Arap mengatakan Harusnya Horror menjadi penghormatan untuk mendiang Lula Lahfah.
"Film ini menjadi legacy dari almarhumah Lula Lafhah, jadi kalau ada pembajak yang secara sadar menyebarkan dan melakukan penghinaan, saya tidak segan-segan untuk menegur dan meminta pertanggung jawaban," kata Arap.
