Kumparan Logo

Urang Bunian Tayang 17 September 2026, Hadirkan Urban Legend dari Sumatera

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Poster film Urang Bunian yang akan tayang di bioskop pada 17 September. Foto: DHF Entertainment
zoom-in-whitePerbesar
Poster film Urang Bunian yang akan tayang di bioskop pada 17 September. Foto: DHF Entertainment

Film Urang Bunian yang diproduksi DHF Entertainment akan tayang di bioskop mulai 17 September 2026. Film ini menyajikan sisi lain Tanah Sumatera melalui legenda sosok makhluk gaib, Bunian, yang dipercaya hidup di pedalaman hutan.

Produser DHF Entertainment, Johansyah Jumberan, menyebut mitos dan legenda urban asal Sumatera masih sangat minim di kancah perfilman nasional. Film ini sengaja dihadirkan untuk membawa warna baru yang berbeda dari tren horor lokal.

"Lebih tepatnya maksudnya kami membawa urban legend yang berbeda. Biasanya Sumatera itu jarang. Urban legend dari Sumatera apa hampir enggak ada. Terakhir kalau enggak salah ada Palasik," kata Johansyah dalam keterangan tertulis.

Sutradara dan cast film Urang Bunian dalam jumpa pers di Cawang, Jakarta Pusat, Senin (10/8/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Misi Film Urang Bunian

Johansyah menambahkan, karya film berlatar Sumatera umumnya lebih banyak didominasi oleh genre drama atau romansa.

"Kalau cerita dari Sumatera mungkin komedi atau cerita romance seperti Tenggelamnya Kapal van der Wijck atau yang lain. Itu dari Sumatera secara drama atau romance. Tapi secara urban legend, apa yang diangkat dari Sumatera? Hampir enggak ada," tutur Johansyah.

Tak sekadar legenda horor, Urang Bunian juga membawa misi memperkenalkan keindahan alam, masakan, dan budaya Minang kepada penonton. Di film ini ada Jam Gadang, hutan indah di Sumbar, dan masakan khas Asam Padeh.

Film Urang Bunian tayang di bioskop pada 17 September. Foto: DHF Entertainment

Sutradara Rendy Herpy berharap Urang Bunian bisa memperluas pandangan penonton terhadap potensi pariwisata di Indonesia, khususnya di tanah Minang.

"Kami sebagai orang Minang sendiri memang sangat ingin memberitahu kepada seluruh masyarakat di Indonesia bahwa di Sumatera Barat itu sangat banyak tempat-tempat yang indah, yang harusnya enggak ke Bali aja lho kalau ke Indonesia," ucap Rendy.

Disutradarai Rendy Herpy, diproduseri Johansyah Jumberan dan Victor G. Pramusinto, Urang Bunian memasang aktor dan aktris bertalenta. Di antaranya ada Dimas Aditya, Adinda Thomas, Naura Hakim, Fauzan Nasrul, dan Ruth Marini.