Konten dari Pengguna

Cuci Tangan & Gizi Seimbang: KKN UPI Bekali Siswa SDN dengan Edukasi Kesehatan

explorecikareoselatan19

explorecikareoselatan19

Mahasiswa KKN UPI Kampus Sumedang

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari explorecikareoselatan19 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumedang - Kesehatan merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berprestasi. Sebelum peserta didik dapat menyerap ilmu dengan optimal di ruang kelas, tubuh yang sehat dan asupan gizi yang baik adalah prasyarat yang harus terpenuhi. Kesadaran akan pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) inilah yang berusaha ditanamkan sejak dini di SDN Bunter, Desa Cikareo Selatan, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Dokumentasi: KKN 19 UPI SMD
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi: KKN 19 UPI SMD

Sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap tumbuh kembang anak, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kelompok 19 Cikareo Selatan menggelar program edukasi bertajuk "Ayo Cuci Tangan & Makan Makanan Bergizi". Kegiatan ini secara khusus menyasar siswa-siswi kelas 1, sebuah fase krusial di mana anak-anak mulai beradaptasi dengan lingkungan baru dan rentan terhadap pembentukan kebiasaan jangka panjang.

Suasana kelas yang biasanya diisi dengan pengenalan huruf dan angka, hari itu berubah menjadi penuh keceriaan dan antusiasme. Para mahasiswa KKN mengajak anak-anak untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan diri melalui praktik cuci tangan pakai sabun. Edukasi tidak hanya diberikan melalui teori, melainkan dikemas secara interaktif dengan mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan yang benar agar kuman dan penyakit tidak mudah hinggap.

Selain aspek kebersihan, pemenuhan asupan nutrisi turut menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini. Mahasiswa memberikan pemahaman sederhana namun bermakna tentang pentingnya mengonsumsi makanan bergizi, terutama sayur-sayuran, buah, dan sumber protein yang menunjang masa pertumbuhan. Seringkali anak-anak di usia tersebut pemilih dalam hal makanan, sehingga pendekatan yang menyenangkan sangat diperlukan agar pesan tentang gizi seimbang dapat diterima dengan baik.

Program edukasi ini disambut hangat oleh pihak sekolah. Menanamkan kesadaran akan kesehatan pada murid kelas 1 tentu membutuhkan keteladanan dan pengulangan. Lewat sentuhan kreativitas serta cara komunikasi yang ramah anak dari para mahasiswa, pesan-pesan kesehatan yang disampaikan terasa lebih segar dan mudah diingat oleh peserta didik.

Dokumentasi: KKN 19 UPI SMD

Kegiatan ini sekaligus menjadi potret bahwa pengabdian masyarakat tidak melulu soal pembangunan infrastruktur fisik di desa, melainkan juga pembangunan kualitas sumber daya manusia. Menyentuh aspek kesehatan dasar adalah bentuk investasi jangka panjang. Anak yang terbiasa menjaga kebersihan tangan akan lebih terhindar dari penyakit, sementara asupan gizi yang optimal akan langsung berdampak pada tingkat konsentrasi dan kecerdasan kognitif mereka di sekolah.

Bagi mahasiswa KKN, pengalaman berinteraksi dan mengedukasi siswa di SDN Bunter menjadi proses belajar yang sangat berharga. Program yang dijalankan diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan formalitas yang berlalu begitu saja, tetapi mampu meninggalkan jejak kebiasaan positif yang terus diterapkan oleh anak-anak di rumah maupun di sekolah.

Dokumentasi: KKN 19 UPI SMD