KAI Targetkan 1.404 Perlintasan Sebidang Ditutup pada 2027

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengendara kendaraan melintasi palang terbuka di perlintasan sebidang JPL 1 Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pengendara kendaraan melintasi palang terbuka di perlintasan sebidang JPL 1 Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2026). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin mengatakan, KAI menargetkan 1.404 perlintasan sebidang ditutup dan dilengkapi sistem pengamanan otomatis pada 2027. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat keselamatan perjalanan kereta api.

Bobby mengatakan, KAI telah mengidentifikasi dan memverifikasi 1.404 jalur perlintasan sebidang yang menjadi sasaran penanganan.

Penanganan dilakukan melalui penutupan perlintasan serta pemasangan palang pintu otomatis sebagai sistem proteksi keselamatan.

“Untuk memperkuat keselamatan di perlintasan sebidang, kami sudah melakukan identifikasi verifikasi 1.404 JPL yang memang kita akan pasang, sedang pasang itu palang pintunya, jadi sistem dari proteksi keamanannya,” kata Bobby dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9).

Perlintasan sebidang sempit menuju Bekasi-Jakarta yang biasa dilewati pengendara sepeda motor dan pejalan kaki di Jalan Pangeran Jayakarta I, Bekasi, Jumat (21/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Bobby mengatakan pada Oktober 2026, KAI menargetkan mengoperasikan 190 palang pintu otomatis. Selain itu, sebanyak 372 perlintasan sebidang akan ditutup.

“Di mana di bulan Oktober ini kita akan operasikan 190 palang pintu otomatis, plus dengan 372 perlintasan sebidang yang sudah kita tutup sesuai dengan arahan dari Bapak Presiden juga,” ujarnya.

Menurut Bobby, penanganan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah. KAI kemudian menargetkan seluruh 1.404 perlintasan sebidang yang telah diidentifikasi dapat ditutup dan dilengkapi peralatan otomatis pada 2027.

“Di tahun 2027 rencananya itu semua dari 1.404 ini, itu 100% kita akan tutup dan akan dilengkapi dengan peralatan otomatis dari palang pintunya,” kata Bobby.

Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR dengan Dirut KAI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (23/9/2026). Foto: Nauval Pratama/kumparan

Aktivitas Stasiun Manggarai

Dalam kesempatan itu, Bobby juga menjelaskan tingginya aktivitas transportasi di Stasiun Manggarai. Saat ini, sekitar 200 ribu hingga 250 ribu penumpang melakukan pertukaran di stasiun tersebut setiap hari.

Stasiun Manggarai juga melayani lebih dari 750 perjalanan kereta api setiap hari dan menjadi salah satu hub integrasi transportasi di Jakarta.

“KRL ada di sana, kereta bandara ada di sana, LRT Jakarta juga ada di sana, BRT Jakarta juga ada di sana,” ujar Bobby.

KAI menyebut penguatan sistem keselamatan di perlintasan sebidang menjadi bagian dari upaya meningkatkan keselamatan seiring tingginya aktivitas perjalanan kereta api.