Sudaryono Pastikan Tak Ada Lagi Sumbatan Komunikasi di Program MBG

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan usai mengunjungi SDN Bantarjati 9 Kota Bogor, Jumat (24/7/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memberikan keterangan usai mengunjungi SDN Bantarjati 9 Kota Bogor, Jumat (24/7/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan, tidak boleh ada lagi sumbatan komunikasi dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal itu disampaikan Sudaryono saat mengunjungi SDN Bantarjati 9, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (24/7), usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Bogor.

Sudaryono mengatakan, BGN akan memperkuat koordinasi dengan sejumlah pihak, mulai dari Kementerian Kesehatan, dinas kesehatan, Kementerian Pendidikan, hingga dinas pendidikan agar pelaksanaan MBG lebih sinkron.

“Kami juga nanti akan membuka lebih jauh bagaimana keterlibatan dinas atau Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Kementerian Pendidikan, Dinas Pendidikan, dan seterusnya agar kita ini sinkron,” kata Sudaryono kepada wartawan.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPPG Tegal Gundil, Bogor Utara, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026) dini hari. Foto: Kevin Daniel/kumparan

Sudaryono mengakui masih terdapat kendala komunikasi dalam pelaksanaan MBG. Karena itu, di bawah kepemimpinannya, ia ingin memastikan tidak ada lagi sumbatan komunikasi.

“Mohon maaf, barangkali kalau yang lalu-lalu ada sumbatan-sumbatan komunikasi, setelah ini insyaallah di bawah kepemimpinan saya sumbatan komunikasi itu harusnya tidak ada lagi,” ujarnya.

Selain memperkuat koordinasi, Sudaryono mengatakan BGN di bawah kepemimpinannya akan lebih terbuka terhadap saran, masukan, maupun kritik terkait pelaksanaan MBG.

“Kita ingin membudayakan segala sesuatunya kita jelas, semua bisa dilihat. Kita menerima masukan, kita mendengarkan masukan. Kita juga barangkali ada saran, masukan, kritik, dan lain-lain kita mendengarkan dan kita mencatat,” ucapnya.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPPG Tegal Gundil, Bogor Utara, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026) dini hari. Foto: Kevin Daniel/kumparan

Sudaryono melakukan sidak ke tiga SPPG di wilayah Bogor, yakni SPPG Pasir Kuda 03 Bogor Barat, SPPG Cipaku 02 Kota Bogor, dan SPPG Tegal Gundul 05 Bogor Utara.

Dalam sidak tersebut, mayoritas dapur telah memenuhi standar. Namun, ia menegaskan SPPG yang tidak memenuhi standar keamanan pangan, mutu gizi, dan pelayanan akan diperbaiki hingga ditutup apabila tidak dapat memenuhi ketentuan.