Konten dari Pengguna

Pengabdian Kepada Masyarakat: Kewajiban atau Tuntutan

Abdullah Fadllan Harist

Abdullah Fadllan Harist

Mahasiswa Universitas Pamulang - Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Abdullah Fadllan Harist tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Dibuat Menggunakan Ai.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Dibuat Menggunakan Ai.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah menjadi bagian penting dalam kehidupan kampus. Baik perguruan tinggi negeri maupun swasta, semua memiliki tanggung jawab menjalankan salah satu pilar utama Tridharma Perguruan Tinggi ini.

Bentuknya bisa beragam—mulai dari penyuluhan, pembekalan materi, hingga keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial. Salah satunya dapat kita lihat melalui Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang yang menginisiasi kegiatan bertajuk GEMA (Gerakan Mewujudkan Anak-anak Berkarya), menyasar anak-anak panti asuhan dan mereka yang tinggal di kolong jembatan.

Kegiatan tersebut bernama Gerakan Mewujudkan Anak-anak Berkarya atau akrab disebut GEMA. Berlangsung selama dua hari, kegiatan tersebut dilaksanakan pada tanggal 24-25 Mei 2025.

Kegiatan kemasyarakatan ini menjadi bentuk penuangan ekspresi dan bentuk kesadaran sosial. Dengan tujuan untuk memberikan semangat pada setiap anak dalam hal kreatifitas dan keberanian.

Kedua poin yang diangkat pada kegiatan ini menjadi permasalahan penting pada anak-anak. Sebagai calon pemimpin bangsa, anak-anak perlu ditanamkan nilai-nilai karakter yang mendukung tumbuh kembangnya.

Anak-anak perlu diberikan kegiatan positif dan lingkungan yang mendukung sejak dini. Hindari dan waspadai kegiatan yang mampu menyebabkan anak-anak mengkonsumsi hal negatif, karena pada fase ini anak-anak masih dalam tahap yang mudah dipengaruhi.

Dalam hal kreatifitas, pola pikir anak mampu berkembang dan menguasai keterampilan lebih mudah. Selain itu, kreatifitas mampu membantu anak-anak untuk menggemari hobinya lebih mendalam.

Kreatifitas juga menjadi penting untuk anak-anak karena mampu mengembangkan diri, berpikir kritis, hingga memecahkan masalah. Dengan kreatifitas, anak-anak dapat belajar untuk mengeksplorasi ide-ide baru, berinovasi, dan beradaptasi dengan perubahan.

Selain kreativitas, sikap yang perlu menjadi sorotan adalah keberanian. Sikap inilah yang menjadi awal seorang anak mampu mengekspresikan kemampuan dirinya. Berani tampil di depan umum, dan berani mengutarakan pendapat adalah contoh kecil dari keberanian yang dibutuhkan anak-anak.

Sikap ini sangat penting dimiliki setiap anak. Karena keberanian mampu menjadikan seorang yang pantang menyerah, dan siap melawan permasalahan yang menghampiri.

Selain kedua poin tersebut, anak-anak juga perlu diiringi dengan sikap yang baik. Mereka bisa diajarkan untuk saling menghargai dan menghormati.

Keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan sejatinya bukan hanya tanggung jawab lembaga atau organisasi tertentu, melainkan menjadi panggilan nurani bagi setiap individu, terutama mahasiswa yang sedang dalam proses membentuk identitas sosialnya.

Melakukan pengabdian kepada masyarakat tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk kegiatan besar, megah, atau memerlukan biaya besar. Justru, nilai sejati dari pengabdian terletak pada ketulusan dan konsistensi dalam menghadirkan dampak positif, sekecil apa pun itu.

Karena pada akhirnya, tujuan dari kegiatan ini bukan untuk pencitraan, melainkan untuk menumbuhkan kepedulian, memperluas kebermanfaatan, dan menciptakan perubahan sosial yang bermakna.