Konten dari Pengguna

Merasa Lelah Meski Tidak Banyak Beraktivitas

Faizah Adilah

Faizah Adilah

Mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Faizah Adilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pernahkah kamu merasa lelah sepanjang hari, padahal secara fisik kamu tidak melakukan banyak aktivitas? Rasa lelah semacam ini bisa jadi bukan berasal dari tubuh, melainkan dari pikiran.

Menurut Cleveland Clinic — salah satu pusat kesehatan dan riset medis ternama di Amerika Serikat — kelelahan mental terjadi ketika otak terlalu lama berada dalam kondisi stres, cemas, atau tertekan. Meskipun tubuh tampak diam, aktivitas mental seperti overthinking, multitasking digital, atau terus-menerus melihat media sosial dapat membuat otak “bekerja lembur” tanpa henti.

Terlebih lagi, banyak orang tidak menyadari bahwa waktu istirahat mereka seringkali tidak benar-benar berkualitas. Tidur yang tidak nyenyak, terlalu sering membuka gawai saat beristirahat, serta kurangnya batasan antara waktu kerja dan waktu pribadi dapat memperparah kondisi ini.

Unsplash (Bebas Hak Cipta)

Sementara itu, Verywell Mind — situs psikologi populer yang mengulas kesehatan mental secara ilmiah namun mudah dipahami — menyebut bahwa “kelelahan tanpa sebab fisik” sering kali merupakan sinyal bahwa seseorang butuh jeda dari tekanan psikologis, bukan sekadar istirahat secara fisik.

Solusinya? Cobalah menjadwalkan waktu tenang tanpa distraksi digital, tidur cukup dengan rutinitas yang teratur, serta melakukan aktivitas ringan yang menyenangkan seperti membaca atau berjalan kaki. Ingatlah bahwa tidak semua kelelahan dapat diselesaikan dengan rebahan — kadang kita perlu menenangkan pikiran, bukan hanya tubuh.