Konten dari Pengguna

Mantis Botnet: Evolusi Serangan Siber di Era IoT dan Cloud

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Farizal Adha tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber : https://www.freepik.com/free-photo/hackers-film-ddos-attack-threat-video_172750077.htm#fromView=search&page=1&position=7&uuid=6cf6fd3a-7162-456b-883b-9bb911b89256
zoom-in-whitePerbesar
Sumber : https://www.freepik.com/free-photo/hackers-film-ddos-attack-threat-video_172750077.htm#fromView=search&page=1&position=7&uuid=6cf6fd3a-7162-456b-883b-9bb911b89256

Hai sob, dunia cyber security sempat digemparkan dengan serangan botnet baru yang sangat berbahaya pada Juni 2022 saking berbahayanya serangan botnet ini bisa membuat website atau server lumpuh dalam hitungan detik saja. Botnet ini bernama mantis botnet, kira-kira kenapa namanya mantis dan bagaimana cara menghindarinya ?

Mantis Botnet adalah hasil evolusi serangan DDoS terbaru. Diambil dari nama Udang Mantis, yang meski berukuran kecil, namun memiliki pukulan atau cakar yang berbahaya. Mantis Botnet menyerang Virtual Machine dan server dengan sumber daya yang banyak.

dampak yang bisa dialami dari serangan botnet bisa dimulai dari sistem yang down kemudian data yang ada akan mengalami corrupt atau rusak bahkan server bisa lumpuh sehingga tidak dapat digunakan lagi. Lalu kenapa matis botnet sangat berbahaya…?

jelas karena jenis botnet ini tidak menyerang website http saja tapi juga https yang harusnya lebih aman dari website http.

Kronologi Serangan Mantis Botnet

Pada tahun 2022, Mantis Botnet menarik perhatian besar karena menjadi salah satu botnet yang mampu melancarkan serangan DDoS terbesar yang pernah tercatat pada saat itu. Serangan yang diarahkan ke layanan cloud besar ini mencapai lalu lintas lebih dari 26 juta permintaan per detik (RPS), sebuah rekor baru dalam serangan DDoS. Apa yang membedakan Mantis dari botnet lainnya adalah cara serangan ini dilakukan dengan memanfaatkan server yang kuat dan perangkat yang lebih canggih daripada botnet yang hanya menggunakan perangkat IoT standar.

Tidak seperti botnet tradisional seperti Mirai, yang memanfaatkan perangkat IoT sederhana (seperti kamera pengawas dan router), Mantis menggunakan server virtual pribadi (VPS) dan perangkat berkapasitas tinggi. Hal ini membuat serangan menjadi jauh lebih kuat dan efisien. Meskipun jumlah perangkat yang terlibat lebih sedikit dibandingkan Mirai, setiap perangkat dalam botnet ini mampu menghasilkan serangan yang jauh lebih besar.

Serangan ini terutama ditujukan pada platform web dan layanan cloud, membuat situs-situs yang rentan menjadi target yang mudah lumpuh oleh banjir lalu lintas yang tidak dapat dikelola oleh infrastruktur mereka.

Pelajaran dari Kasus Mantis Botnet

Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/logo-keamanan-60504/

Mantis Botnet membawa pelajaran penting bagi ekosistem IoT dan keamanan siber, terutama mengenai evolusi ancaman yang semakin canggih. Berikut adalah beberapa poin penting yang dapat dipetik dari kasus ini:

  1. Perkembangan Serangan DDoS: Tidak lagi terbatas pada perangkat IoT yang sederhana, seperti dalam kasus Mirai, Mantis menunjukkan bahwa ancaman serangan DDoS kini dapat menggunakan server yang lebih kuat. Artinya, serangan menjadi lebih terorganisir dan berbahaya.

  2. Penggunaan Perangkat dengan Daya yang Lebih Besar: Mantis menunjukkan bahwa tidak hanya perangkat IoT biasa yang rentan, tetapi juga infrastruktur digital yang lebih kuat, seperti server cloud dan VPS, dapat digunakan untuk melancarkan serangan. Ini memperlihatkan bahwa kekuatan serangan siber kini tidak lagi terbatas pada perangkat kecil.

  3. Target Serangan yang Lebih Kompleks: Serangan-serangan baru ini tidak hanya menyasar individu atau perusahaan kecil. Mantis menyerang penyedia layanan besar yang menggunakan infrastruktur cloud, menunjukkan bahwa bahkan perusahaan teknologi raksasa pun tidak sepenuhnya aman.

Dampak Terhadap Keamanan IoT

Meski Mantis menggunakan perangkat berdaya besar, bukan berarti perangkat IoT terbebas dari risiko. Justru, semakin banyak perangkat IoT yang tidak aman masih menjadi bagian dari rantai serangan siber. Kemajuan dalam teknologi botnet menunjukkan bahwa ancaman ini bisa menjadi lebih kompleks dan terarah. Perangkat yang digunakan secara massal, jika tidak diamankan dapat menjadi bagian dari serangan yang lebih terkoordinasi dan berbahaya.

Langkah untuk Menghadapi Ancaman Mantis

sumber: leonardo.ai

Bagi yang menggunakan perangkat IoT, memahami evolusi serangan seperti Mantis adalah kunci untuk melindungi diri. Berikut beberapa tindakan yang dapat dilakukan:

  1. Amankan Perangkat IoT: Meski Mantis berfokus pada server yang lebih kuat, perangkat IoT tetap bisa menjadi target untuk botnet. Pastikan perangkat IoT di rumah atau sekolah memiliki keamanan yang kuat, termasuk kata sandi yang diubah secara rutin dan pembaruan perangkat lunak yang dilakukan secara teratur.

  2. Gunakan Layanan Cloud yang Terkelola: Jika bekerja dengan proyek digital yang menggunakan cloud, pastikan penyedia layanan cloud Anda memiliki perlindungan yang memadai terhadap serangan DDoS. Layanan cloud yang dikelola dengan baik akan memiliki sistem pertahanan yang kuat.

  3. Edukasi Keamanan Siber: Penting bagi pelajar untuk meningkatkan literasi digital mereka, khususnya tentang bagaimana botnet bekerja dan bagaimana mencegah serangan ini. Memahami evolusi botnet dari Mirai ke Mantis akan membantu pelajar lebih siap menghadapi ancaman di masa depan.

Kesimpulan

Serangan Mantis Botnet memperlihatkan bahwa dunia keamanan siber terus berkembang dan menjadi semakin kompleks. Jika Mirai adalah contoh dari gelombang pertama serangan IoT, Mantis adalah contoh bagaimana botnet bisa tumbuh lebih kuat dengan memanfaatkan perangkat berdaya lebih tinggi. Hal ini menegaskan pentingnya menjaga keamanan di setiap level, baik pada perangkat kecil IoT maupun infrastruktur cloud besar yang mendukung internet modern. Pelajar harus lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keamanan digital mereka di era IoT.

no system is safe

by: Benjamin

yuk cari tahu lebih lanjut tentang mantis - botnet : https://blog.cloudflare.com/mantis-botnet/