FORMABI-KIPK UIN Jakarta Hadirkan Santunan Anak Yatim Di Desa Bendungan, Jonggol

Mahasiswa aktif Pendidikan Biologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Silvia widia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kampung Endrek, Desa Bendungan, Jonggol, menjadi saksi kebersamaan mahasiswa UIN Jakarta dengan masyarakat melalui kegiatan santunan anak yatim piatu serta pengajian bersama. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (16/08/2025) sebagai bagian dari program kerja unggulan Baksos 2.0 FORMABI KIP-K UIN Jakarta.
Dua puluh anak yatim piatu hadir membersamai kegiatan tersebut. Sebanyak dua puluh mushaf Al-Qur’an dan dua puluh sarung yang diterima mahasiswa dari sukarelawan diberikan kepada anak-anak yatim piatu sebagai santunan. Selain santunan kepada anak yatim piatu, kegiatan tersebut diisi dengan pengajian bersama yang turut dihadiri oleh warga setempat, tokoh masyarakat, serta wali dari anak yatim piatu.
Suasana pada hari tersebut terasa hangat. Kegiatan tersebut menjadi lebih khidmat dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan silaturahmi antar mahasiswa dan masyarakat Kampung Endrek. Manfaat yang diberikan oleh para mahasiswa pada anak yatim piatu dan masyarakat setempat dapat dirasakan secara langsung dan nyata, sehingga kehadiran mereka disambut hangat.
Kegiatan ini terasa semakin penting jika melihat data Kementerian Sosial (Kemensos) per Mei 2022, tercatat ada 4.023.622 anak yatim piatu di Indonesia. Angka yang besar tersebut menunjukkan bahwa kesejahteraan anak yatim piatu masih menjadi masalah yang perlu diselesaikan dan membutuhkan kepedulian semua pihak, termasuk di dalamnya masyarakat dan mahasiswa.
Meskipun sempat terkendala pada proses validasi jumlah anak yatim piatu yang terdata di Kampung Endrek, hal tersebut tidak mengurangi semangat mahasiswa dalam menebarkan manfaat. Pada kenyataannya, pengalaman itu dapat menjadi pembelajaran berharga supaya kegiatan ini bisa lebih baik ke depannya.
Salah satu warga Kampung Endrek, Cici (50), mengapresiasi perhatian para mahasiswa. “Alhamdulillah, banyak terima kasih kepada mahasiswa UIN Jakarta. Semoga kakak-kakak dari FORMABI KIP-K UIN Jakarta sukses,” ujarnya penuh haru pada Sabtu (16/08/2025). Ia berharap Kampung Endrek dapat merasakan manfaat dari kegiatan ini.
Melalui kegiatan santunan dan pengajian bersama ini, mahasiswa berharap dapat sedikit meringankan beban anak yatim piatu dan mempererat hubungan mereka dengan masyarakat. “Dengan adanya santunan yatim piatu ini, diharapkan dapat membantu baik dalam kehidupan mereka ataupun untuk menyambung tali silaturahmi antara mahasiswa dan masyarakat.” Ujar Nu’ainun Mubin (20) selaku penanggung jawab kegiatan pada Sabtu (16/08/2025). FORMABI KIP-K UIN Jakarta melalui kegiatan ini berharap dapat menunjukkan bahwa kepedulian sosial adalah kunci dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan damai.
