Konten dari Pengguna

Football is Coming to Rome, Dominasi Italia Hancurkan Inggris

Ferdian Ahya Al Putra

Ferdian Ahya Al Putra

Dosen Hubungan Internasional, Universitas Sebelas Maret

clock
comment
7
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ferdian Ahya Al Putra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Giorgio Chiellini dan skuad Italia mengangkat trofi Euro 2020. Foto: REUTERS/Michael Regan
zoom-in-whitePerbesar
Giorgio Chiellini dan skuad Italia mengangkat trofi Euro 2020. Foto: REUTERS/Michael Regan

Tim Nasional Italia akhirnya keluar sebagai juara setelah mengalahkan Inggris di Final Euro 2020 yang digelar pada 12 Juli 2021. Pada laga yang dimainkan di Wembley Stadium ini dimenangkan oleh Italia melalui adu tendangan penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Tim yang dijuluki Gli Azzurri ini dikejutkan dengan gol cepat Luke Shaw yang melesatkan bola ke gawang Donnarumma setelah menerima umpan Kieran Trippier pada saat laga baru berjalan 2 menit. Selepas gol tersebut, Italia mendominasi Inggris sepanjang pertandingan. Italia memperoleh beberapa peluang diantaranya melalui percobaan yang dilakukan oleh Federico Chiesa dan Lorenzo Insigne melalui tendangan dari luar kotak penalti.

Italia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-67 setelah Leonardo Bonucci menjebol gawang Inggris melalui bola muntah dari sundulan Marco Veratti yang masih dapat dihalangi Pickford yang kemudian terkena tiang gawang dan langsung disambar oleh Bonucci. Selepas gol tersebut, Italia semakin mendominasi pertandingan. Permainan Inggris tidak berkembang meskipun telah melakukan berbagai pergantian seperti dimasukkannya Jordan Henderson, Bukayo Saka, maupun Jack Grealish.

Secara keseluruhan, Uefa dalam laman resminya mencatat bahwa tim asuhan Roberto Mancini ini melakukan penguasaan bola sebesar 61 persen berbanding 39 persen. Sedangkan, Italia memperoleh 20 peluang yang jauh lebih banyak jika dibandingkan Inggris yang hanya memperoleh 6 peluang gol. Dari jumlah tersebut, Italia melesatkan 6 shot on target dan 9 shot off target sedangkan Inggris hanya membuat sekali shot on target dan 4 shot off target.

Italia benar-benar menunjukkan mental juaranya dalam pertandingan ini. Mereka tidak menyerah sampai akhirnya berhasil memenangkan pertandingan meskipun harus melalui babak penalti. Gianluigi Donnarumma dapat dibilang menjadi pahlawan selain Leonardo Bonucci dalam pertandingan ini.

Meskipun ia masih berusia 22 tahun, ia berhasil membuktikan mental dan kualitasnya dengan menepis 2 tendangan penalti dari pemain Inggris yang dilesatkan oleh Jadon Sancho dan Bukayo Saka. Sebelumnya ia juga menjadi pahlawan saat mengalahkan Spanyol dalam pertandingan melawan Spanyol ketika berhasil menepis tendangan penalti Alvaro Morata.

Dengan kemenangan ini, Italia membawa pulang trofi Euro 2020 ke Roma dengan kemenangan 100 persen dari fase grup hingga babak final. Ini sekaligus memperpanjang tren positif Italia dengan belum terkalahkan dalam 34 laga dan selalu menang dalam 15 pertandingan terakhir. Kemenangan ini terasa sempurna ketika mereka melakukannya melalui come back setelah tertinggal terlebih dahulu dan bermain dominan meskipun bermain di hadapan publik Inggris.

Salah satu hal yang menarik, skuad Italia memberikan kesempatan bagi Leonardo Spinazzola sebagai orang pertama yang memperoleh medali. Spinazzola sendiri harus menepi dari Euro 2020 karena mengalami cedera ketika menghadapi Belgia. Meskipun demikian, Spinazzola berhasil memperoleh 2 kali penghargaan sebagai man of the match dalam gelaran Euro kali ini.

Euro 2020 telah berakhir, tapi ingat, biar kuat minum Kuku Bima, Roso!

Counter Attack Fans Bola X Kuku Bima