Meluncur di GIIAS 2026, SUV PHEV Jetour T2 i-DM Dijual Rp 688 Juta

Pasar kendaraan elektrifikasi di tanah air kian memanas setelah PT Jetour Motor Indonesia resmi melepas SUV plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) terbarunya, Jetour T2 i-DM, dalam pameran GIIAS 2026 di ICE BSD City, Tangerang.
Mobil berdesain serba boxy ini dihadirkan khusus untuk menyasar segmen konsumen yang aktif serta gemar melakoni petualangan luar ruang.
"Hari ini, kami mengambil langkah selanjutnya dalam perjalanan tersebut," ujar Vice President Jetour Motor Indonesia, Caroline Ling, saat seremoni peluncuran di GIIAS 2026, Rabu (29/6/2026).
Peluncuran model anyar ini sekaligus mempertegas komitmen Jetour dalam mengekspansi lini kendaraan ramah lingkungan di pasar otomotif nasional. Mobil ini mengandalkan teknologi canggih Intelligent Dual Mode (i-DM) yang mengombinasikan kinerja mesin bensin konvensional dengan motor listrik bertenaga.
"Kami percaya petualangan tidak boleh dibatasi oleh jarak, kondisi jalan, atau kekhawatiran tentang efisiensi," katanya.
Menurut klaim pabrikan, Jetour T2 i-DM dirancang sebagai sebuah kendaraan serbaguna yang sanggup memenuhi dua kebutuhan yang berbeda secara seimbang. Mobil ini diklaim andal untuk penggunaan harian di perkotaan sekaligus tangguh saat diajak menjelajah berbagai medan jalan ekstrem.
"Kendaraan PHEV petualangan ini mewakili kombinasi sempurna antara kemampuan tangguh, teknologi plug-in hybrid yang cerdas, dan kepraktisan sehari-hari," tegasnya.
Keputusan Jetour mendatangkan model ini juga didorong oleh tren pertumbuhan minat masyarakat Indonesia terhadap kendaraan berteknologi plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Berbeda dengan mobil listrik murni (BEV), sistem PHEV menawarkan fleksibilitas penuh lewat penggunaan mode listrik murni untuk jarak pendek hingga menengah.
Ketika daya baterai mulai menipis atau kendaraan membutuhkan pasokan tenaga ekstra, mesin bensin akan bekerja secara otomatis untuk menyokong sistem penggerak. Mekanisme kerja ganda ini sukses memangkas ketergantungan pengemudi pada ketersediaan infrastruktur stasiun pengisian daya.
Selain itu, skema penggerak hybrid cerdas tersebut secara efektif mampu menghilangkan kecemasan pengemudi akan keterbatasan jarak tempuh (range anxiety). Hal ini menjadikan Jetour T2 i-DM sebagai pilihan paling rasional bagi konsumen yang ingin bermobilitas ramah lingkungan tanpa hambatan rute perjalanan jauh.
Untuk pasar Indonesia, Jetour T2 i-DM resmi ditawarkan dengan banderol harga Rp 688 juta On The Road (OTR) Jakarta. Kehadiran model ini dipastikan bakal meramaikan peta persaingan SUV plug-in hybrid kelas menengah yang kini mulai dilirik banyak produsen otomotif global.
Dengan mengandalkan bahasa desain petualang yang kental serta performa mesin i-DM yang efisien, Jetour optimis produk barunya sanggup mencuri perhatian pasar. Kehadiran unit ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Jetour di tengah ketatnya kompetisi industri otomotif tanah air.
"Model ini menjadi jawaban bagi konsumen yang menginginkan performa tinggi sekaligus efisiensi bahan bakar yang optimal," tuntasnya.
