Terios dan Rush Tak Goyang Diserbu Produk Elektrifikasi

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Toyota Rush GR Sport 2024. Foto: dok. Toyota Astra Motor
zoom-in-whitePerbesar
Toyota Rush GR Sport 2024. Foto: dok. Toyota Astra Motor

Segmen Low SUV ladder frame berpenggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD) di pasar otomotif nasional terbukti masih memiliki daya pikat tinggi bagi konsumen Indonesia. Produk ini rupanya relatif tak terpengaruh dengan gempuran produk-produk elektrifikasi.

Berdasarkan data wholesales Gaikindo periode Januari hingga September 2026, akumulasi distribusi Toyota Rush dan Daihatsu Terios berhasil menembus angka 34.682 unit. Angka tersebut menegaskan posisi kuat duo SUV kembar ini dalam menguasai ceruk pasar kendaraan tangguh berkapasitas tujuh penumpang.

Toyota Rush memimpin persaingan segmen ini dengan membukukan angka distribusi wholesales mencapai 22.535 unit.

Daihatsu Terios khusus GIIAS 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Tipe GR Sport menjadi tulang punggung utama penjualan Toyota Rush di Indonesia mencatatkan angka 19.283 unit. Rinciannya, varian Rush 1.5 GR Sport MT terdistribusi 11.589 unit, disusul Rush 1.5 GR Sport AT sebanyak 7.694 unit.

Sisa penjualan Toyota Rush disumbangkan oleh varian standar, yaitu Rush 1.5 G MT yang mencatatkan angka 1.764 unit. Sementara untuk varian Rush 1.5 G AT terdistribusi sebanyak 1.488 unit.

Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Bansar Maduma menggarisbawahi bahwa ketangguhan sasis dan sistem RWD menjadi faktor kunci konsistensi performa penjualan Rush sejak hadirnya generasi terbaru. Karakteristik teknis tersebut dinilai masih sangat relevan untuk kebutuhan mobilitas harian masyarakat di berbagai daerah.

"Generasi Toyota Rush yang saat ini dipasarkan di Indonesia telah hadir sejak 2017 dan konsisten menjadi salah satu model dengan penjualan terkuat di segmen Medium SUV," ujar Bansar kepada kumparan Senin (12/10).

Toyota Rush GR Sport di GIIAS 2021 Foto: Muhammad Ikbal/kumparan

"Salah satu daya tarik utamanya adalah penggunaan ladder frame dan sistem penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD), yang memberikan karakter tangguh dan masih relevan dengan beragam kondisi jalan di Indonesia, termasuk medan yang lebih menantang dan banyak tanjakan," kata Bansar menjelaskan.

Di sisi lain, Daihatsu Terios turut menunjukkan performa yang solid dengan membukukan total wholesales sebanyak 12.147 unit.

Tipe Terios X MT menjadi varian paling diminati konsumen Daihatsu dengan angka penyerapan mencapai 6.128 unit. Varian Terios R MT menyusul di posisi kedua dengan 2.417 unit, disusul Terios X AT sebanyak 2.122 unit.

Untuk varian atas, Terios R AT mengumpulkan penjualan 1.086 unit, sementara varian Terios Custom MT dan AT masing-masing menyumbang 251 unit dan 143 unit. Capaian ini membuktikan bahwa varian menengah-bawah Daihatsu Terios sangat diminati di pasar harian.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) hadirkan Daihatsu Terios Graphite. Foto: Sena Pratama/kumparan

Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation Tri Mulyono bilang, tingginya penerimaan pasar terhadap Daihatsu Terios juga disambut positif oleh masyarakat.

"Kami sangat menyambut baik antusiasme masyarakat terhadap model Terios sehingga masih berhasil menjual 1.200-an unit per bulan," ujar Tri kepada kumparan.

"Penerimaan masyarakat ini tentu merupakan kombinasi antara model kendaraan, harga, dan juga layanan after sales yang dapat diterima dengan baik oleh publik," tutup Tri.

Toyota Rush

​Total Penjualan: 22.535 unit

​Rush 1.5 GR Sport MT: 11.589 unit

​Rush 1.5 GR Sport AT: 7.694 unit

​Rush 1.5 G MT: 1.764 unit

​Rush 1.5 G AT: 1.488 unit

​Daihatsu Terios

​Total Penjualan: 12.147 unit

​Terios X MT: 6.128 unit

Terios R MT: 2.417 unit

Terios X AT: 2.122 unit

​Terios R AT: 1.086 unit

​Terios Custom MT: 251 unit

​Terios Custom AT: 143 unit