VinFast Bidik 10 Ribu SPKLU Akhir 2026, Gratis Cas Diperpanjang hingga 2029

VinFast Indonesia menargetkan jumlah stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) mencapai 10 ribu titik hingga akhir 2026. Di saat yang sama, pabrikan asal Vietnam itu juga memperpanjang program gratis pengisian daya bagi konsumennya hingga 2029.
Head of Training Department VinFast Indonesia, Rinaldi Ramdani mengatakan, saat ini jaringan SPKLU VinFast yang sudah beroperasi mencapai hampir 2.900 titik di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi sekitar 3.000 titik pada semester pertama 2026.
“Jadi dari website kita tuh sudah terlihat cara mengakses untuk titiknya di mana,” kata Rinaldi saat ditemui di Jakarta Pusat, Rabu (2/6/2026).
Selain memperluas jaringan pengisian daya, VinFast juga memutuskan untuk memperpanjang program gratis charging bagi seluruh konsumennya hingga 2029. Sebelumnya, fasilitas tersebut hanya berlaku sampai 2028.
Menurut Rinaldi, keputusan itu diambil setelah perusahaan melihat antusiasme konsumen terhadap program tersebut cukup tinggi. Selain menjadi nilai tambah bagi pengguna, biaya operasional kendaraan listrik juga menjadi lebih ringan.
"Ini sebetulnya kami perpanjang ya, karena sebelumnya hanya sampai 2028. Tapi kami melihat ternyata banyak yang tertarik dengan free charging. Karena memang tentunya itu menurunkan cost, makanya kami perpanjang hingga 2029," katanya.
Ke depan, VinFast juga menargetkan ekspansi jaringan SPKLU yang lebih agresif. Perusahaan membidik sekitar 10 ribu titik pengisian dapat beroperasi hingga akhir 2026.
"Sampai akhir tahun ini prediksinya atau targetnya adalah di 10 ribu titik," ucap Rinaldi.
Dalam jangka panjang, VinFast menargetkan memiliki sekitar 100 ribu charging gun atau setara kurang lebih 50 ribu lokasi SPKLU di Indonesia.
