Konten dari Pengguna

Mari Menikmati Lagu Legendaris Berdurasi 29 Menit Ini

Fajar A Nawawi

Fajar A Nawawi

korban vonvon dan bungkus chitato

clock
comment
9
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Fajar A Nawawi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mari Menikmati Lagu Legendaris Berdurasi 29 Menit Ini
zoom-in-whitePerbesar

Berapa rata-rata durasi lagu yang biasa kamu dengar? 3-4 menit? Terkadang mendengar lagu The Doors - Light My Fire yang berdurasi 7 menit pun terasa bosan. Atau kalau kamu adalah seorang anak band, berapa lama durasi yang dimainkan per lagu? Ya, biasanya begitu masuk studio langsung membawakan lagu Muse - Hysteria untuk soundcheck, setelah itu minum dikit lanjut membawakan Peterpan - Semua Tentang Kita untuk istirahat.

Sekarang coba bayangkan, sebuah band heavy metal legendaris dari Jepang, X Japan, menciptakan sebuah lagu berdurasi 29 menit! Lengkap dengan suara vokal yang melengking, distorsi gitar yang eksplosif, dan double-pedal bass drum yang progresif. Ya, lagu ini juga mereka mainkan secara reguler dalam konser mereka (sebelum hiatus tentu saja). Lagu ini berjudul Art of Life. Lagu yang sangat depresif tetapi sangat cantik.

embed from external kumparan

Secara struktur, lagu yang sangat ambisius ini terdiri dari rangkaian flow yang membuatnya tidak membosankan.

Intro + Part 1 Diawali dengan nuansa ballad dengan iringan clean guitar dan strings, suara dari sang vokalis, Toshi, yang melengking dan sangat emosional mungkin mengingatkan kita pada lagu Scorpion - Still Loving You.

Part 2 Beberapa saat kemudian, sang drummer Yoshiki, mulai masuk dan membawanya ke suasana metal yang sangat energik. Duo gitaris mereka, Hide dan Pata, juga mulai membawa ciri khas X Japan di sini. (Ya, keduanya bermain melodic guitar dengan pitch yang berbeda, hebatnya kalau lagi live posisi mereka seringkali berjauhan).

Pada part ini pula masing-masing personil menunjukkan skill masing-masing. Terdapat banyak permainan solo gitar, riffing, progressive drumming, dan sedikit improvisasi pada bass. Tentu saja semua dimainkan secara harmonis, tanpa egois. Apabila salah satunya membuat kesalahan, maka rusaklah keutuhan lagu ini.

Beruntunglah terdapat sentuhan orkestra yang menyatukan mereka. Orkestra ini pula yang sedikit mendinginkan atmosfer sebelum masuk ke part berikutnya.

embed from external kumparan

Part 3 Setelah 15 menit berlalu, inilah part yang paling ajaib.

Tiba-tiba terjadi keheningan, ada apa gerangan, apakah mati lampu saat rekaman? Bukan. Masih ingat Yoshiki? Yang di part sebelumnya bermain drum dengan sangat agresif, kini bermain piano secara solo. Betul sekali, piano. FYI, Yoshiki ini adalah salah satu pemain drum sekaligus piano terbaik di Jepang! Memulai dengan melodi yang sederhana, sedikit-sedikit dinamikanya menanjak dan menjadi lebih kompleks.

Sampai suatu titik di mana emosi yang memuncak menjadikan part ini adalah part paling depresif pada lagu ini. Yoshiki telah membuat suasana semakin chaotic, namun menjadikan lagu ini semakin cantik. Oke, mungkin banyak yang gak setuju karena ia memainkan nada secara acak. Namun, justru itulah poin Art of Life yang dibawa. Ketidakteraturan. Hanya permainan emosi yang mampu membawa ketidakteraturan menjadi suatu masterpiece.

Sesuatu yang paradoks muncul di sini, terkadang saya menemukan peaceful dalam permainan solo piano yang violent ini. Tetapi itulah hidup, terkadang kedamaian muncul dalam keriuhan. Semua kekacauan dan keindahan ini berlangsung selama 8 menit. Pada akhirnya semua mereda dan orkestra kembali membawa musik ini ke bagian semula. Dalam setiap konsernya biasanya jeda sebelum dan setelah part solo piano ini cukup panjang, karena menunggu perpindahan tempat Yoshiki dari bangku drum ke piano dan sebaliknya.

embed from external kumparan

Part 4 Part ini sama seperti part kedua namun dengan suasana yang menunjukkan kebangkitan dan penuh harapan. Toshi sang vokalis mampu membawanya melupakan depresi pada part sebelumnya. Lagu pun berakhir dengan damai.

embed from external kumparan

Semua bukan tanpa kekurangan. Ketidakfasihan Toshi dalam pengucapan bahasa Inggris membuat banyak orang tidak sadar bahwa lagu ini tersaji dalam full English. Lantas banyak pula yang tidak menyadari keindahan dari lirik ciptaan Yoshiki ini.

Namun, satu hal lain yang menjadikan lagu ini sangat menarik. Lagu ini seperti proyek ambisius dan idealis dari Yoshiki tetapi mampu mendobrak pasar dengan terjual 600 ribu kopi saat rilis pada 1993 dan memuncaki chart Oricon saat itu. Semua karena originalitas dan emosi yang kentara dalam lagu ini. Buat saya menikmati lagu epic ini sama seperti menonton film kolosal seperti War And Peace (Voyna i mir) dan The Lord of The Rings.

Lyrics:

Desert Rose

Why do you live alone

If you are sad

I'll make you leave this life

Are you white, blue or bloody red

All I can see is drowning in cold grey sand

The winds of time

You knock me to the ground

I'm dying of thirst

I wanna run away

I don't know how to set me free to live

My mind cries out feeling pain

I've been roaming to find myself

How long have I been feeling endless hurt

Falling down, rain flows into my heart

In the pain I'm waiting for you

Can't go back

No place to go back to

Life is lost, Flowers fall

If it's all dreams

Now wake me up

If it's all real

Just kill me

I'm making the wall inside my heart

I don't wanna let my emotions get out

It scares me to look at the world

Don't want to find myself lost in your eyes

I tried to drown my past in grey

I never wanna feel more pain

Ran away from you without saying any words

What I don't wanna lose is love

Through my eyes

Time goes by like tears

My emotion's losing the color of life

Kill my heart

Release all my pain

I'm shouting out loud

Insanity takes hold over me

Turning away from the wall

Nothing I can see

The scream deep inside

reflecting another person in my heart

He calls me from within

"All existence you see before you

must be wiped out :

Dream, Reality, Memories,

and Yourself"

I begin to lose control of myself

My lust is so blind, destroys my mind

Nobody can stop my turning to madness

No matter how you try to hold me in your heart

Why do you wanna raise these walls

I don't know the meaning of hatred

My brain gets blown away hearing words of lies

I only want to hold your love

Stab the dollls filled with hate

Wash yourself with their blood

Drive into the raging current of time

Swing your murderous weapon into the belly

"the earth"

Shout and start creating confusion

Shed your blood for pleasure

And what? For love?

What am I supposed to do?

I believe in the madness called "Now"

Past and future prison my heart

Time is blind

But I wanna trace my love

on the wall of time, over pain in my heart

Art of life

Insane blade stabbing dreams

Try to break all truth now

But I can't heal this broken heart in pain

Cannot start to live, Cannot end my life

Keep on crying

Close my eyes

Time breathes I can hear

All love and sadness

melt in my heart

Dry my tears

Wipe my bloody face

I wanna feel me living my life

outside my walls

You can't draw a picture of yesterday, so

You're painting your heart with your blood

You can't say "No"

Only turning the wheel of time

with a rope around your neck

You build a wall of morality and take a breath

from between the bricks

You make up imaginary ennemies and are chased by them

You're trying to commit suicide

You're satisfied with your prologue

Now you're painting your first chapter black

You are putting the scraps of life together

and trying to make an asylum for yourself

You're hitting a bell at the edge of the stage

and

You are trying to kill me

I believe in the madness called "Now"

Time goes flowing, breaking my heart

Wanna live

Can't let my heart kill myself

Still I haven't found what I'm looking for

Art of life

I try to stop myself

But my heart goes to destroy the truth

Tell me why

I want the meaning of my life

Do I try to live, Do I try to love

in my dream

I'm breaking the wall inside my heart

I just wanna let my emotions get out

Nobody can stop

I'm running to freedom

No matter how you try to hold me in your world

Like a doll carried by the flow of time

I sacrificed the present moment for the future

I was in chains of memory half-blinded

Losing my heart, walking in the sea of dreams

Close my eyes

Rose breathes I can hear

All love and sadness melt in my heart

Dry my tears

Wipe my bloody face

I wanna feel me living my life

outside my mind

Dreams can make me mad

I can't leave my dream

I can't stop myself

Don't know what I am

What lies are truth?

What truths are lies?

I believe in the madness called "Now"

Time goes flowing, breaking my heart

Wanna to live

Can't let my heart kill myself

Still I haven't found what I'm looking for

Art of life

I try to stop myself

But my heart goes to destroy the truth

Tell me why

I want the meaning of my life

Do I try to live, Do I try to love

Art of life

An Eternal Bleeding heart

You never wanna breathe your last

Wanna live

Can't let my heart kill myself

Still I'm feeling for

A Rose is breathing love

in my life