Kumparan Logo

Es Teler dan Es Campur, Terlihat Sama tapi Ternyata Sejarahnya Beda!

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi es campur. Foto: Ika Rahma H/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi es campur. Foto: Ika Rahma H/Shutterstock

Sekilas, es teler dan es campur memang terlihat mirip. Sama-sama disajikan dingin dengan es serut atau es batu, dilengkapi berbagai isian seperti buah, kelapa muda, kolang-kaling, atau bahan lainnya.

Tapi jika diperhatikan ulang, keduanya punya karakter yang berbeda. Es campur dikenal sebagai minuman yang lebih fleksibel lantaran bisa dikreasikan sesuai selera. Sementara es teler memiliki komposisi bahan-bahannya lebih khas namun mudah dikenali di antaranya alpukat, kelapa muda, dan nangka.

Perbedaan ini juga terlihat dari sejarah kemunculannya. Es campur berkembang sebagai minuman segar yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Sedangkan es teler, lebih sering dikaitkan dengan racikan khusus dari pedagang es campur yang kemudian punya identitas sendiri.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan es teler dan es campur? Berikut sejarah singkat dan ciri khas keduanya.

Sejarah Es Campur di Berbagai Daerah

Ilustrasi es campur. Foto: Nunung Noor Aisyah/Shutterstock

Es campur merupakan minuman dingin yang punya “isiannya” masing-masing di setiap wilayah. Di Jakarta, misalnya, memakai kelapa muda, kolang-kaling, cincau, tape singkong, dan sirop manis.

Sedangkan di Medan, bisa ditambahkan kacang merah, jagung manis, cendol, atau sagu mutiara. Karena itulah bentuk, rasa, dan teksturnya bisa berbeda-beda. Fleksibilitasnya ini yang kemudian melahirkan varian lebih spesifik seperti es teler.

Tapi, satu prinsip utama dalam es campur tetap sama, harus ada es serut atau es batu, campuran isi, dan kuah manis. Membayangkan saja pasti ingin segera mencobanya, bukan? Tenang, kamu bisa mencoba resep di bawah untuk membuat es campur yang nikmat dan creamy, ya!

Resep Es Campur Nikmat & Creamy

video youtube embed

Bahan-bahan:

  • 500 ml air

  • 150gr sagu mutiara

  • 200gr cincau hitam

  • 150gr kolang kaling

  • 150gr alpukat

  • 150gr kelapa muda

  • Frisian Flag Creamy Kental Manis

  • Sirop pisang secukupnya

  • Es serut secukupnya

Cara Memasak:

  1. Rebus 500ml air

  2. Rebus sagu mutiara hingga matang

  3. Potong dadu cincau hitam

  4. Potong kolang kaling

  5. Potong alpukat

  6. Campurkan semua bahan di mangkuk saji

  7. Tambahkan es serut, sirop pisang dan Frisian Flag Creamy Kental Manis

Alasan Es Teler Begitu Ikonik

Ilustrasi es teler. Foto: ROHE Creative Studio/Shutterstock

Es teler menjadi ikonik karena punya identitas bahan yang jelas dan sejarahnya. Es ini kerap dikaitkan dengan Tukiman dan Samijem Darmowijono, pedagang es campur asal Solo yang berjualan di Jakarta pada 1970-an. Mereka mengembangkan racikan dengan alpukat, kelapa muda, nangka, sirop manis, santan, dan es serut, sehingga menghasilkan rasa manis, gurih, dan segar yang khas.

Meski terlihat mirip dengan es campur karena sama-sama minuman dingin dengan es, pemanis, dan isian buah, ternyata es teler punya komposisi yang lebih konsisten dan mudah dikenali. Kamu bisa melihatnya dari perpaduan alpukat, kelapa muda, dan nangka.

Karena itulah, es teler dan es campur sebenarnya berbeda dalam identitas rasa, bahan utama, dan konsistensi racikannya.

Nah, pastikan juga kamu sudah siap sedia Frisian Flag Creamy Kental Manis agar tetap menjaga kenikmatan di minuman ini, yaa. Coba juga resep ini di rumah!

Resep Nikmat Sajian Es Teler Sultan

video youtube embed

Bahan utama:

  • 2 buah alpukat

  • 4 buah nangka

  • 1 buah kelapa muda, keruk dagingnya

  • 100gr sagu mutiara (masak hingga matang)

  • 1 bungkus cincau jelly (masak dan cetak sampai dingin)

  • Frisian Flag Creamy Kental Manis sesuai selera

  • Es batu secukupnya

Bahan kuah:

  • 11sdm creamer bubuk

  • 6sdm Susu Bubuk Frisian Flag Full Cream ENERGO

  • 250ml air matang

  • 2sdm gula

Cara Memasak:

  1. Siapkan panci untuk membuat kuah es teler sultan. masukkan semua bahan-bahan kuah ke dalam panci dan masak hingga mendidih

  2. Setelah kuah mendidih, angkat dan sisihkan

  3. Potong cincau jelly berbentuk dadu atau sesuai selera

  4. Potong buah alpukat dan nangka sesuai selera

  5. Siapkan mangkuk atau gelas dan masukkan sagu mutiara secukupnya

  6. Tambahkan potongan cincau jelly, daging kelapa, potongan nangka dan alpukat

  7. Tuangkan es batu, kuah es teler, dan Frisian Flag Creamy Kental Manis sesuai selera

  8. Es Teler Sultan siap untuk dicoba

Sekarang kamu sudah tahu, kan, perbedaan dari dua minuman khas Indonesia ini? Meski sekilas tampak sama, jangan terkecoh, ya! Keduanya juga bisa kamu buat sekaligus selama punya seluruh bahan dan tentu saja Frisian Flag Creamy Kental Manis.

Kamu juga bisa mengikuti resep berbagai sajian minuman lokal lainnya melalui website Frisian Flag, ya.