Pengalaman Bekerja di Perusahaan Ritel Terbesar

Jurusan Akuntansi Keuangan, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang, Tanggerang
Konten dari Pengguna
20 November 2021 18:14
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Fuji Suciati Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Indomaret. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Indomaret. Foto: Shutter Stock
Dimulai pada bulan Juli 2015 saya melamar di salah satu perusahaan Retail terbesar di Indonesia, setelah saya mengikuti proses seleksi dan dinyatakan lulus training akhirnya saya diterima di perusahaan retail tersebut.
Tidak terasa 5 tahun saya berkecimpung di dunia retail, bekerja di bidang retail memang penuh tantangan. Namun selama dijalankan dengan tulus dan dedikasi yang baik serta kerja keras yang kita lakukan akan memberikan banyak hal positif bagi diri kita.
Berikut suka duka bekerja di bidang retail:

Jadwal Kerja Shift

Shift kerja yang tidak menentu, contoh hari ini masuk siang besok masuk pagi, meskipun jadwal sudah ditentukan namun jadwal shift tidak tentu. Berbeda dengan bekerja di pabrik yang jadwal shiftnya 1 minggu pagi 1 minggu siang.

Jam Kerja

Menurut peraturan perundang-undangan bahwa jam kerja seorang karyawan yang bekerja 6 hari dalam seminggu jam kerjanya adalah 7 jam dalam satu hari dan 40 jam dalam seminggu. Sedangkan untuk karyawan dengan 5 hari kerja dalam 1 minggu kewajiban bekerja mereka adalah 8 jam dalam 1 hari dan 40 jam dalam 1 minggu.
Namun balik lagi, peraturan tak selalu sama dengan realita, kita punya slogan "LOYALITAS TANPA BATAS" ini yang membuat kita pulang tidak tepat waktu.
Tetapi kenyataan sebenarnya di lapangan jauh berbeda dengan realita sesungguhnya, contoh: masuk pagi jam 7 yang harusnya pulang jam 3 sore, kami bisa pulang jam 5 bahkan sampai magrib. Hal itu disebabkan beberapa hal seperti, habis pertukaran shift mengerjakan kebersihan rak, membereskan gudang yang tadinya berantakan harus dirapikan kembali, atau membantu menurunkan barang jika berbarengan dengan waktu pulang.

Indomaret vs Alfamart

Alfamart dan Indomaret. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Alfamart dan Indomaret. Foto: Dok. Istimewa
Berdasarkan pengalaman pribadi, bekerja di indomaret itu cepat naik jabatan jika kita kerjanya rajin, disiplin, jujur, tidak pernah mangkir kerja, peduli terhadap toko. Saya sendiri naik jabatan dari kasir ke merchandiser (MD) 7 bulan sebelum kontrak pertama habis. Setahu saya jika bekerja di Alfamart untuk naik jabatan cukup sulit.

Sistem Kerja Kontrak di Indomaret

Untuk sistem kerja kontrak sendiri, kontrak pertama 1,5 tahun jika karyawan dinilai bagus maka lanjut kontrak kedua 1 tahun. Jika kontrak kedua habis namun belum diangkat karyawan tetap maka indomaret tidak akan perpanjang kontrak lagi.

Gaji Pegawai Indomaret

Indomaret adalah perusahaan besar sudah pasti mengikuti peraturan pemerintah, gaji pegawai indomaret mengikuti UMR masing-masing daerah dan perlu diingat setiap tahunnya gaji di Indomaret mengalami kenaikan.
Gaji seorang pegawai kontrak seperti kasir dan pramuniaga adalah:
a. Gaji pokok
b. Lembur (jika ada lemburan)
c. THR
d. Tunjangan
Gaji untuk seorang karyawan tetap seperti MD, Asisten Kepala Toko, Kepala Toko adalah :
a. Gaji pokok
b. Lembur (jika ada lemburan)
c. THR
d. Tunjangan
Setiap jabatan berbeda-beda gajinya, semakin tinggi jabatan semakin tinggi gaji yang didapatkan.

Pengalaman Buruk Kerja di Retail

Setiap bulan selalu mengganti barang hilang, baik yang dicuri oleh oknum tak bertanggung jawab atau mengganti barang hilang saat audit setiap bulan dari kantor. Tekanan dari atasan soal target penjualan, lalu terkadang 1 shift masuk berdua hanya dengan kasir dan jika datang barang, harus menurunkan barang dari mobil ke area toko dan display semua barang berdua.
Referensi : sayaajarkan.com, kanglana.com