kumparan
10 Sep 2019 8:15 WIB

Geblek Pari: Kuliner 'Ndeso' di Tepi Sawah Yogyakarta

Makan siang dengan menikmati pemandangan hamparan sawah. Photo by @gembulfoodie
Akhir pekan kemarin nih, Gaes, Gembul bersama teman-teman menghabiskan waktu ke daerah Kulonprogo. Main-main ke beberapa objek wisata terkenal disana seperti Kalibiru dan Waduk Sermo. Selepas bermain di tempat wisata, semuanya sudah pada kelaparan. Gembul mencoba mampir dan santai sejenak di Geblek Pari, Nanggulan, Kulonprogo, Yogyakarta
Konsep tempat yang mengombinasikan nuansa alam dan rumah tradisional Jawa. Photo by @gembulfoodie
Tempatnya asyik banget ternyata. Suasana di Geblek Pari sangat asri, banyak angin sepoi-sepoi, jadi betah untuk berlama-lama di sini. Lokasinya juga luas, jadi buat parkir tidak sulit. Satu hal yang berkesan banget saat datang ke sini adalah terasa seperti berada di rumah sendiri, karena terasa seperti mengunjungi rumah nenek di desa.
ADVERTISEMENT
Jadi, tidak cuma cukup sampai di situ aja ya, Gaes. Gembul bakal kasih tahu beberapa poin kenapa Geblek Pari ini istimewa dan harus masuk ke dalam daftar kuliner kamu saat berkunjung ke Yogyakarta apalagi kalau sedang ke Kulonprogo.
  1. Sederhana tapi istimewa
Pengunjung mengambil sendiri makanan yang ada di dapur. Photo by @gembulfoodie
Sesuai dengan yang sudah Gembul bilang, ya. Suasananya di sini homey banget. Kamu ambil sendiri makanan yang kamu ingin makan langsung dari dapurnya. Beberapa jenis makanan mulai dari nasi, sayur, lauk, sambal sudah berjejer ditaruh di wadah baskom lurik yang jumbo ukurannya atau bisa langsung ambil dari wajan juga.
Konsepnya memang prasmanan, jadi kamu bebas mengambil nasi dan sayur sepuasmu. Untuk lauknya, nanti akan dihitung terpisah sesuai jenis dan jumlahnya.
Pengunjung dapat melihat proses memasak makanan di Geblek Pari. Photo by @gembulfoodie
Sambil mengambil makanan, di sini kamu juga bisa melihat proses memasak di Geblek Pari ini, ya. Jadi, memang lokasinya menjadi satu antara tempat untuk mengambil makan dan tempat memasak, hanya dibedakan di sisi kiri dan kanan saja. Dengan begini, kalian juga bisa berinteraksi dengan pegawai yang sedang memasak itu. Misalkan, melihat cara memasak mereka, bertanya sedang memasak apa, atau obrolan kecil lainnya untuk keramahtamahan di antara sesama.
ADVERTISEMENT
  1. Berkomitmen mengurangi penggunaan plastik
Pernyataan Geblek Pari yang berkomitmen mengurangi penggunaan plastik. Photo by @gembulfoodie
Geplek Pari ini salah satu tempat makan yang sangat peduli dengan lingkungan. Bisa dilihat dari proses memasaknya yang masih tradisional. Kemudian, mereka tidak menyediakan sedotan plastik, karena ingin memberikan pengalaman cara minum orang di desa yang langsung diminum dari gelasnya, mimike langsung dicucuk.
Peralatan makan dan minum tidak ada yang dari plastik. Photo by @gembulfoodie
Peralatan makanannya pun tidak ada yang menggunakan bahan plastik. Mulai dari sendok, garpu, piring, dan gelas. Kemudian, Geblek Pari ini juga tidak menyediakan bungkus plastik.
Lho, jadi tidak bisa membawa makan pulang dong? Benar, tapi jika kamu membawa peralatan makan sendiri, kamu diperkenankan untuk membawa pulang lauk atau sayur yang ingin kamu pesan dan ingin dibawa pulang.
  1. Masakan sayur di sini selalu berubah
Sayur yang selalu fresh dan berubah mengikuti ketersediaan alam. Photo by @gembulfoodie
Jangan bingung, maksud dari makanan yang berubah itu adalah lebih ke jenis sayuran yang akan selalu berubah setiap harinya. Memang tidak semuanya, tapi ada beberapa jenis sayuran yang berubah sesuai dengan stok ketersediaan yang ada di alam. Jadi, di Geblek Pari ini cukup unik juga soal proses memasaknya. Sebagian besar juru masak dan kru di warung ini berasal dari warga sekitar, lho.
Sayur yang dimasak terkadang berasal dari bahan yang ditawarkan warga sekitar. Photo by @gembulfoodie
Setelah itu, banyak juga warga-warga sekitar yang sering berbondong-bondong menawarkan hasil bumi yang telah mereka tanam. Seperti pisang, kelapa, cabai, beras, dan hasil bumi lainnya yang memang akan diterima dan diolah oleh Geblek Pari untuk menjadi masakan yang enak-enak di sini nantinya.
ADVERTISEMENT
Tentunya, dengan sering berubah-ubahnya masakan sayur di sini akan menjadi kejutan bagi pengunjung dan bisa membuat tidak bosan juga. Kadang ada pelanggan yang sampai bertanya dulu masak sayur apa aja hari ini, dan kemudian jika ada yang diinginkan langsung menuju ke sini.
  1. Makanan dan minuman ndeso tapi tetap enak
Pilihan lauk yang ada di Geblek Pari, Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Selain menu masakan makanan nasi sayur yang bebas mengambil sepuasnya. Geblek Pari ini punya masakan-masakan yang jadi favorit bagi para pengunjung yang datang. Salah satunya yang jadi kesukaan Gembul adalah telur sarangnya yang berukuran jumbo. Sangat nikmat bila dikombinasikan dengan sayur yang berkuah, nasi merah, dan sambal. Lauk lainnya ada lele, tempe garit, tahu, ayam bacem goreng, dan masih banyak lainnya.
Cemilan khas dari Geblek Pari ada pisang goreng, sengek, dan geblek. Photo by @gembulfoodie
Untuk camilannya tidak kalah menggiurkan. Ada geblek, makanan khas Kulonprogo yang memiliki warna putih bersih, teksturnya kenyal di dalam dan agak sedikit crispy di luar karena dari tepung tapioka, dan memiliki rasa cenderung gurih. Kalau dilihat secara sekilas, mirip dengan cireng dari bandung.
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, ada pisang goreng yang menggunakan pisang kepok kuning, makanan ini juga Gembul juga sukai karena rasa manis pisangnya itu pas, tidak berlebihan. Ada juga sengek, yang bentuknya sepeti tempe hanya saja beda pada bahan utama yang terbuat dari kacang benguk.
Rekomendasi minuman di Geblek Pari adalah es tape susu, es dawet dan wedang serai. Photo by @gembulfoodie
Minumannya sendiri cukup banyak variannya, ya. Gembul kemarin mencicipi wedang serai yang membuat badan hangat. Kalau ingin yang minum es, rekomendasi dari Gembul adalah es dawet khas Kulonprogo yang berwarna putih tapi ukurannya kecil dan tidak terlalu panjang, dan wajib juga memesan es tape susu yang sangat bikin segar.
  1. Tempat dan suasana yang oke
Suasana makan sambil memandang hamparan sawah. Photo by @gembulfoodie
Sesuai dengan namanya, Geblek Pari, jika kalian berkunjung makan di sini, kalian bisa melihat hamparan sawah yang sangat luas (pari). Bahkan, ada spot favorit Gembul yang kalau kamu makan di situ bisa melihat sawah sawah itu langsung dengan seluruh matamu. Begitu asyik bukan, melihat kesejukan alam yang ditemani makan-makan yang enak juga.
Suasana dari Geblek Pari di Yogyakarta yang bikin betah. Photo by @gembulfoodie
Suasananya juga oke banget, perpaduan antara nuansa alam dan tradisional yang sangat kental. Memang untuk beberapa pohon dan vegetasi di sini dibiarkan tumbuh secara alami begitu saja sejak dibangunnya tempatnya ini termasuk adanya kolam dan dapur tempat memasak itu. Merupakan orisinalitas dari tempat ini sebelumnya.
ADVERTISEMENT
Nah, bagaimana? Sudah lapar belum?
Terakhir, yang Gembul suka dari warung Geblek Pari ini adalah kalian dipersilakan untuk makan terlebih dahulu, ngobrol-ngobrol, dan mengambil foto sepuasnya. Lalu, terakhir barulah kalian membayarnya di kasir. Jadi, kejujuran dari setiap pembeli sangatlah penting di sini.

🍴 : Geblek Pari, Nanggulan, Kulonprogo, Yogyakarta

: Pronosutan, 55671, Pundak II, Kembang, Nanggulan, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta 55671 (Ada Di Google Maps)

💰 : Nasi Sayur sepuasnya Rp 10.000

💰 : Aneka lauk mulai dari Rp 3.000 - Rp 9.000

💰 : Camilan serba Rp 5.0000

💰 : Minuman Rp 2.000 - Rp 8.000

⏰ : Senin - Sabtu, pukul 08.00 - 20.30

⏰ : Minggu, pukul 07.00 - 20.30

ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan