Food & Travel
·
26 Juli 2020 9:14

Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta

Konten ini diproduksi oleh Gembul Foodie
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65602)
Mie paling fenomelan di Yogyakarta, Mie Sapi Banteng. Photo by @gembulfoodie
Mi Sapi Banteng Yogyakarta, bisa dibilang merupakan kuliner yang masih belum terlalu lama. Kurang lebih mulai buka pada tanggal 14 Februari 2019, dan berarti usianya sekitar 1.5 tahun. Muncul dengan menghadirkan makanan dalam bentuk mi. Kuliner yang satu ini cukup menyedot perhatian masyarakat Yogyakarta. Baik warga aslinya, pendatang, ataupun wisatawan. Ya karena tampilannya yang cukup bikin penasaran dan bisa menggugah selera makan mu. Tapi kalau kondisi pesanan sedang ramai banget, kamu bisa menunggu hingga 2 jam lho. Penasaran ? Jadi begini ceritanya
ADVERTISEMENT
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65603)
Satria pemilik dan juru masak di Mie Sapi Banteng Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Perkenalkan ini adalah Mas Satria, pemilik dan sekaligus juru masak satu satunya di Mi Sapi Banteng ini. Menu dasar mi sapi banteng ini terinspirasi dari makanan dandan noodle. Jadi selama sekolah memasak di Singapura. Mas Satria ini merasa cocok dengan hidangan dandan noodle yang sering di konsumsi. Kemudian selama masa menunggu kelulusan di Indonesia, bereksperimenlah menciptakan mi yang serupa agar dapat lebih diterima oleh lidah masyarakat Yogyakarta.
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65604)
Bumbu chili oil adalah kunci dari masakan Mie Sapi Banteng Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Mi Sapi Banteng sendiri berlokasi di dusun banteng, oleh karena itu ada nama banteng di belakangnya. Berjualan di halaman rumahnya sendiri supaya mengurangi biaya untuk menyewa karena baru awal buka, dan supaya lebih nyaman saja. Lalu topping andalan daging sapi cincangnya yang itu enak banget. Terus tekstur dari mi nya sendiri itu tipis dan panjang favorite banget lah. Lalu yang perlu di-highlight banget itu ada di bumbu pedas minyanyaknya. Berbahan utama chili oil yang kadang pedasnya itu bikin nagih banget tapi kalau terlalu over bisa bikin bersin bersin
ADVERTISEMENT
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65605)
Lebih suka mana ? Mie sapi atau mie ayam di Mie Sapi Banteng Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Level kepedasan dari chili oilnya sendiri bisa kamu request lho. Mau dari yang tidak pedas, sedang, atau pedas. Untuk bisa menikmati rasa yang optimal sarannya ada di level sedang, supaya sensasi pedas dari ladanya masih bisa terasa dan nikmat hehe. Untuk toppingnya ada dua nih, sapi dan ayam. Bisa dibuat dengan tambahan kuah atau biasa saja tanpa kuah. Ada extra toppingnya juga yaitu topping ayam dan sapi merah. Biasanya masyarakat pada suka penasaran nih sama bumbu chili oil dan topping merahnya. Eits tenang semua ini halal ya.
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65606)
Menu pangsit rebus Mie Sapi Banteng Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65607)
Menu pangsit goreng Mie Sapi Banteng Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Rekomendasi menu berikutnya yang wajib dicoba jelas pangsitnya. Ada pangsit rebus, pangsit goreng atau sup pangsit. Sejauh ini yang paling juara itu ada di pangsit rebusnya, isian pangsitnya itu enak banget dan nyampur banget pas di kasih bumbu chili oilnya. Nah kalau pangsit gorengnya ambil sendiri sesuai jumlah pesanan. Biasanya itu jadi cemilan saat nunggu pesanan datang, dicocol-cocol dengan sausnya yang manis. Terus terakhir sup pangsitnya juga ini cocok banget buat yang suka pedes, karena bumbunya kerasa banget pas dibuat sup.
ADVERTISEMENT
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65608)
Menu kwetiau ayam Mie Sapi Banteng Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Jenis mi berikutnya yang bisa kamu pesen disini itu ada kwetiau ya, seneng banget dah sama teksturnya. Jadi panjang, gepeng, dan kenyal kenyalnya itu lho bikin nagih banget. Bisa kamu kasih topping ayam ataupun sapi. Tentunya bisa dibikin kuah ataupun enggak, sama kayak menu mi yang satunya ya. Loh kok keliatan enak semua ini ya. Memang betul makanya wajar aja tempat ini selalu rame banget setiap sorenya di kala covid sebelum menyerang ya.
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65609)
Kondisi warung Mie Sapi Banteng saat masa pandemi covid berlangsung. Photo by @gembulfoodie
Jadi selama masa covid ini jam buka warung pun mengalami perubahan ya. Biasanya buka mulai dari jam 4 sore hingga jam 8 malam. Namun saat kondisi saat ini jam buka menjadi jam 11 siang hingga jam 6 sore atau sehabisnya saja. Begitupun tempat makannya juga mengalami penyesuaian ya, dengan adanya sekat dengan plastik bening. Supaya kalian saat pesan makan ditempat juga tetap merasa tenang. Jadi alurnya adalah datang, tulis pesananmu, bayar, cuci tangan dan tunggu pesanan datang kemudian nikmati ya.
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65610)
Pastikan berapa lama waktu kamu menunggu sebelum memesan di Mie Sapi Banteng. Photo by @gembulfoodie
Keluhan dari sebagian besar pelanggan mi sapi banteng adalah waktu menunggu yang cukup lama. Dulu ya sebelum masa covid rekornya bisa sampai 2 jam, kenapa bisa begitu ? Temen temen jangan datang disaat jam makan siang ataupun malam, jangan berbondong bondong data sebelum warungnya buka, dan sebelum memesan tanyakan dulu estimasi berapa lama waktu kamu menunggu untuk pesananmu. Jadi misal bisa ditinggal dulu kema gitu atau ya kalau setia menunggu sih malah ok.
ADVERTISEMENT
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65611)
Proses memasak dari Mie Sapi Banteng di Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Tenang selama masa pandemi ini antrenya juga sudah tidak terlalu lama sih. Paling lama adalah 45 menit saja. Kemudian datangnya lah saat weekdays, jangan weekend. Jangan datang dengan perut lapar banget. Sejauh ini juru masak mi sapi banteng hanya ada satu orang saja yaitu mas Satria sendiri. Hal tersebut dikarenakan cukup kompleksnya racikan bumbu yang digunakan dan sejauh ini belum ada yang bener bener bisa mengerti mengenai komposisi mi sapi banteng selain dirinya.
Sebenernya waktu memasangnya tidaklah lama mi kurang lebih 2 menit per porsinya, pangsit kurang lebih 7 menit per porsinya. Namun jika datangnya bersamaan dan pesanannya juga banyak, makan di sinilah terjadi pesanan yang menumpuk begitu.
ADVERTISEMENT
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65612)
Daftar menu Mie Sapi Banteng di Yogyakarta. Photo by @gembulfoodie
Range harganya juga cukup murah ya menu mi mulai Rp 12000 , cemilan pangsit dan extra topping mulai Rp 4000 dan minuman air es mulai Rp 1000. Mungkin karena harga yang terjangkau juga yang membuat tempat ini ramai ya. Tentunya juga media sosial yang membuat mi sapi banteng ini besar. Banya reviewer yang menuliskannya di Instagram, Twitter dan Google. Saking viralnya pernah membuat pengusaha terkenal William Wongso datang kesini untuk mencicipi minya. Kalau memang masih menunggu cukup lama dan kamu sudah mengiyakan untuk menunggu maka bersabarlah.
Kenikmatan Mi Sapi Banteng yang Antreannya Bisa sampai Dua Jam di Yogyakarta (65613)
Menu menu yang Gembulfoodie pesan di Mie Sapi Banteng. Photo by @gembulfoodie
Mi sapi banteng ini akan terus tumbuh dan berkembang sesuai dengan perkataan mas Satria. Penambahan pegawai untuk mengoptimalkan pemesanan, dan pengantaran makanan sudah dilakukan. Namun memang mi sapi banteng ini belum ada di ojek online karena beberapa alasan, dan sepertinya tidak akan membuka cabang terlebih dahulu untuk menjaga ke ekslusifitasnya ya hehe. Kedepannya akan lahir menu menu baru dan pengembangan menu yang sudah ada supaya menunya itu bisa bikin kangen dan bikin nagih
ADVERTISEMENT
🍴 : Mie Sapi Banteng
📍 : Jl. Banteng Utama No.25, Banteng, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman (Ada di Gmaps)
💰 : mulai 12k
⏰ : 11.00 - 19.00 (Selama Masa Pandemi dan Hari Minggu Libur)