Limbah Organik Menjadi Eco Enzyme Multifungsi Sebagai Solusi Ramah Lingkungan

Mahasiswa Universitas Diponegoro
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Gemilang Aquila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pekalongan (26/8) – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) monodisiplin yang diprakarsai oleh Gemilang Aquila, mahasiswa Program Studi Bioteknologi, berupa kegiatan edukasi pemanfaatan limbah organik sebagai bahan dasar pembuatan eco enzyme, sebuah inovasi yang bertujuan mendukung pengelolaan limbah rumah tangga secara berkelanjutan, kepada ibu-ibu PKK RT 13 di Kelurahan Gumawang, Kabupaten Pekalongan berhasil terlaksana pada Jumat, 26 Juli 2024, pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk mengelola limbah organik, yang seringkali menjadi masalah lingkungan, terutama di kawasan pemukiman. Limbah rumah tangga seperti kulit buah kerap dibuang begitu saja, padahal mengandung nutrisi yang dapat dimanfaatkan lebih lanjut. Oleh karena itu, program ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai cara mengolah limbah tersebut menjadi produk bernilai tinggi melalui proses fermentasi, sehingga dapat membantu mengurangi timbunan sampah organik serta mendukung keberlanjutan lingkungan.
Proses Pembuatan Eco Enzyme
Eco-enzyme merupakan hasil dari proses fermentasi limbah organik, yang dihasilkan melalui pencampuran sisa kulit buah, gula jawa, dan ragi roti (fermipan) dengan perbandingan tertentu. Proses fermentasi ini memakan waktu sekitar tiga bulan, di mana mikroorganisme menguraikan bahan organik menjadi senyawa-senyawa yang berguna, seperti enzim, alkohol, dan asam organik. Produk akhir yang dihasilkan dikenal sebagai eco-enzyme, yang memiliki berbagai kegunaan praktis.
Manfaat dan Aplikasi Eco Enzyme
Eco-enzyme memiliki beragam manfaat, di antaranya sebagai:
Pembersih Serbaguna: Dapat digunakan untuk membersihkan lantai, mencuci piring, atau sebagai pembersih alami lainnya, mengurangi penggunaan bahan kimia berbahaya.
Pupuk Cair: Dapat diaplikasikan pada tanaman sebagai pupuk cair yang membantu meningkatkan kesuburan tanah dan pertumbuhan tanaman.
Pengusir Serangga: Kandungan asam organik dalam eco-enzyme dapat membantu mengusir serangga, termasuk nyamuk, sehingga turut berkontribusi dalam pencegahan penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD).
Pengelolaan Limbah Organik: Penggunaan eco-enzyme mendukung upaya pengelolaan limbah organik secara efektif, mengurangi volume sampah, dan mencegah polusi lingkungan.
Pelaksanaan dan Respon Masyarakat
Acara ini dimulai dengan persiapan pembuatan eco-enzyme yang telah dilakukan tiga bulan sebelum pelaksanaan program. Pada saat acara, Gemilang Aquila memberikan penjelasan terperinci mengenai proses pembuatan eco-enzyme dan memperlihatkan hasil produk yang telah siap digunakan. Para peserta juga diberi panduan melalui poster edukatif yang memuat informasi lengkap tentang cara pembuatan, takaran yang tepat, aplikasi eco-enzyme, serta manfaat-manfaat yang dapat diperoleh.
Respon dari masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, sangat positif. Sebanyak 35-40 ibu hadir dan terlibat aktif dalam diskusi, menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap konsep dan manfaat eco-enzyme. Mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait dengan proses pembuatan, cara penggunaan, serta dampak positif yang dihasilkan oleh eco-enzyme terhadap lingkungan.
Meski secara keseluruhan program berjalan lancar, terdapat kendala dalam hal jumlah produk eco-enzyme dan brosur panduan yang kurang mencukupi untuk seluruh peserta yang hadir, mengingat jumlah audiens melebihi perkiraan awal. Hal ini menyebabkan sedikit persaingan antar peserta untuk mendapatkan produk dan poster yang telah disiapkan. Kendala ini menjadi pembelajaran untuk persiapan yang lebih baik dalam kegiatan serupa di masa mendatang.
Harapan dan Tindak Lanjut
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih sadar akan pentingnya pengelolaan limbah organik yang bijak dan berkelanjutan. Dengan pemahaman yang diperoleh, ibu-ibu PKK dan masyarakat umum diharapkan dapat memanfaatkan limbah organik dengan lebih efektif, mendukung pertanian berkelanjutan, mengurangi dampak negatif dari limbah rumah tangga, serta turut berperan dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan juga bahwa penggunaan eco-enzyme dapat diperluas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang, baik dalam hal pengurangan limbah maupun peningkatan kualitas lingkungan hidup. Inisiatif ini membuka peluang bagi kegiatan serupa di masa depan, yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.
