Apa Itu Blackout Challenge TikTok yang Memakan Banyak Korban Jiwa?

Generasi Milenial
Generasi Milenial
Konten dari Pengguna
12 Agustus 2022 10:13 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi meninggal dunia Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Sejumlah orang tua dari berbagai negara di dunia menggugat TikTok. Mereka mengaku anaknya meninggal dunia karena mengikuti blackout challenge yang ramai di platform tersebut.
ADVERTISEMENT
Mengutip The Verge, setidaknya ada tujuh anak yang dikabarkan meninggal dunia saat mengikuti blackout challenge. Semua anak yang dilaporkan meninggal itu berusia di bawah 15 tahun.
Lantas, sebenarnya apa itu blackout challenge? Tantangan seperti apa sehingga bisa membuat banyak anak meninggal saat mengikutinya? Begini penjelasannya.

Apa Itu Blackout Challenge

Blackout challenge ini diketahui sebagai video dengan konten tantangan menahan napas selama beberapa detik hingga pingsan atau tak sadar diri karena kekurangan oksigen. Dalam praktiknya, pemain yang mengikuti tantangan ini menggunakan cara mencekik diri untuk menahan napas dan menimbulkan efek tersebut.
Mengutip Women's Health, blackout challenge sejatinya bukanlah konten tantangan yang baru. Konten video blackout challenge telah lama beredar di medsos sejak 2008. Konten ini kemudian populer lagi lewat TikTok ada 2021 hingga kini.
ADVERTISEMENT

Challenge Berbahaya

Blackout challenge tergolong sebagai konten yang membahayakan. Bahkan, bisa menimbulkan kondisi fatal yang berujung kematian. Setidaknya tujuh kematian anak berusia di bawah 15 tahun yang dilaporkan terkait tantangan ini. Orang tua mereka pun menggugat TikTok terkait kasus tersebut.
Menanggapi gugatan itu, pihak TikTok buka suara. Pihaknya mengatakan bahwa sudah melakukan blokir konten blackout challenge dari fitur pencarian di aplikasinya, sebagaimana dikutip dari The Verge.
Namun, gugatan terbaru dari orang tua korban menyebut anak mereka tidak melihat video blackout challenge dari fitur pencarian. Disebutkan, anak mereka menemukan video konten challenge tersebut di halaman linimasa FYP TikTok.
Dari pertimbangan itu, orang tua tersebut melalui kuasa hukumnya menyalahkan algoritma penayangan video TikTok. Sebab, itu dinilai turut mempromosikan atau merekomendasikan konten berbahaya.
ADVERTISEMENT
Nah, itulah penjelasan mengenai apa itu blackout challenge, tantangan berbahaya yang bisa menewaskan orang. Jadi, jangan ikut-ikutan ya, juga awasi anak-anak Anda!