Konten dari Pengguna

Cerita Pengalaman Paling Mengerikan Astronaut di Luar Angkasa

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Astronot AS Buzz Aldrin berdiri di Bulan pada 20 Juli 1969. Foto: NASA via REUTERS/Neil Armstrong
zoom-in-whitePerbesar
Astronot AS Buzz Aldrin berdiri di Bulan pada 20 Juli 1969. Foto: NASA via REUTERS/Neil Armstrong

Astronaut Scott Kelly adalah salah satu ‘makhluk luar angkasa’ paling senior di Bumi. Pernah menghabiskan waktu 340 hari di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS), Kelly tentunya memiliki banyak pengalaman unik atas kehidupan di luar angkasa.

Hal itu diungkapkannya pada sebuah acara wawancara khusus. Dalam kesempatan itu, Kelly pun menceritakan pengalamannya melihat hal paling mengerikan di ISS.

"Urine bercampur asam yang berukuran sebesar galon," ujarnya, seperti dikutip dari Space."Itu adalah campuran asam belerang dengan urine. Asam belerang biasanya digunakan untuk mencegah toilet di ISS mampet," tambah Kelly.

Scott Kelly. Foto: Wikimedia Commons

Bukannya alien, Matahari atau black hole, yang Kelly takutkan adalah zat bocoran dari toilet ISS itu. Sebab, bagi Kelly, membersihkan zat tersebut di ISS bisa menjadi suatu permasalahan tersendiri. Maklum, keadaan tanpa gravitasi membuat segala sesuatunya bisa melayang bebas di dalam ISS.

Bayangkan cairan campuran urine dengan zat berbahaya tersebut melayang ke arahmu dan menabrak wajah. Kira-kira seperti itulah yang dikhawatirkan Kelly. Namun demikian, Kelly menjelaskan bahwa pengalamannya di ISS memberinya sebuah perspektif baru atas umat manusia.

"Saya merasa menjadi lebih berempati pada lingkungan dan juga kondisi umat manusia," kata Kelly.

Mark Kelly dan Scott Kelly. Foto: NASA

Selain itu, dalam wawancaranya Kelly juga menambahkan bahwa dirinya sama sekali tidak membawa kenang-kenangan dari ISS saat pulang ke Bumi dari luar angkasa.

"Saya merasa sudah seperti memorabilia luar angkasa. Jadi, saya merasa tidak memerlukan benda lain lagi" imbuhnya sambil tertawa, seperti dikutip dari IFL Science.

Selain membawa berbagai kisah dan pengalaman, Kelly juga membawa suatu data berharga bagi para ilmuwan. Karena kebetulan memiliki saudara kembar identik, Kelly menjadi bahan penelitian atas efek perjalanan luar angkasa pada manusia.

Hasil penelitian tersebut bisa membantu kita dalam mempersiapkan diri kita sebagai umat manusia dalam memulai penjelajahan luar angkasa. (via)