Kawula Muda, Ini 9 Genre Populer dalam Musik

Generasi Milenial
Konten dari Pengguna
18 Juni 2022 10:15
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Seorang wanita mengenakan Headphone dengan bermain gitar di studio. Foto: Thinnapob Proongsak/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita mengenakan Headphone dengan bermain gitar di studio. Foto: Thinnapob Proongsak/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Mungkin sudah jadi habit sebagian orang, mendengarkan musik bisa menjadi sarana untuk menjaga konsentrasi saat sedang belajar atau membangkitkan mood baik saat beraktivitas. Apa pun tujuan kamu, musik bisa menjadi jawaban yang tepat!
ADVERTISEMENT
Bicara musik, setiap musik memiliki karakter khas hingga diklasifikasikan ke dalam beberapa gaya atau genre yang berbeda. Seiring perkembangan zaman, musisi berani menciptakan genre baru yang menarik bagi khalayak yang lebih luas. Tak bisa dimungkiri, kini sebagian musisi memiliki beberapa genre secara bersamaan dalam sebuah karyanya.
Genre musik pop, jazz, dan rock mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Namun, tahukah kamu bahwa ada lebih banyak genre musik di dunia? Berikut ini sembilan genre populer musik yang bisa kamu tambahkan di playlist kamu, Gaes.
1. Pop
Musik pop merupakan musik kontemporer yang populer selama waktu tertentu. Ritme sederhana, beat kuat, dan lirik lagu mudah untuk diingat. Pada dasarnya, musik pop menciptakan rasa keakraban bagi pendengarnya.
ADVERTISEMENT
Biasanya, musik pop ini berdurasi antara 2-5 menit dan liriknya bercerita tentang kegembiraan hingga percintaan. Contohnya, yaitu ‘Rolling in the Deep’ (Adele), ‘Toxic’ (Britney Spears), ‘Shake it Off’ (Taylor Swift), ‘Firework’ (Katy Perry), dan masih banyak lagi.
2. Hip Hop/Rap
Juga dikenal sebagai musik rap, musik hip hop pertama kali muncul di Amerika Serikat sebagai aksi protes atas penderitaan orang kulit hitam Afrika-Amerika. Namun sekarang, masyarakat kontemporer cenderung memfokuskan musik hip hop pada cara-cara inisiatif yang membangkitkan perubahan bagi orang Afrika-Amerika agar jauh dari keterbelakangan.
Lalu, siapakah musisi hip hop atau rapper pertama di dunia?
Coke La Rock merupakan rapper pertama yang bekerja sama dengan DJ Kool Herc pada tahun 1973. Keduanya kemudian diakui sebagai bapak pendiri Hip Hop. Meski awalnya berada di bawah, kini hip hop menjadi salah satu genre yang terkenal di industri musik.
ADVERTISEMENT
3. Rock
Jika Coke La Rock itu bapak Hip Hop, maka Chuck Berry secara universal dikenal sebagai bapak Rock & Roll dunia yang mengenalkan genre musik ini kepada kawula muda.
Seperti ada yang kurang jika berbicara tentang musik rock tanpa menyinggung sang legenda sepanjang masa, The Beatles. Nggak diragukan lagi, The Beatles adalah band terbaik dan terpenting dalam sejarah perjalanan musik rock. The Beatles menyadarkan penikmat musiknya bahwa kebahagiaan bukan hanya tidak mungkin, tapi nyata di depan mata dan tak terhindarkan.
Saat The Beatles menghilang dari sorotan publik, muncullah The Rolling Stone yang mengambil gelar band rock ‘n roll terbesar di dunia. The Stone nyatanya mampu membawa gelar tersebut selama lebih dari 30 tahun dan tetap berkarya hingga lebih dari 40 tahun, terpanjang dalam sejarah.
ADVERTISEMENT
Eksis selama beberapa dekade, musik rock ini ternyata tidak pernah mengikuti pola tertentu dan selalu di luar standar normal genre. Akhirnya, banyak band dan artis rock yang memperoleh penghargaan atas kreativitas dan orisinalitas mereka dalam industri musik.
4. R&B
Apa itu musik R&B? Akronim dari Rhythm & Blues, gaya musik ini pernah berkontribusi dalam ekspansi budaya Afrika-Amerika dan mempopulerkan integrasi rasial kepada masyarakat kulit putih pada tahun 1960-an.
Uniknya, musik R&B yang menggabungkan ritme dan blues terdiri atas beberapa elemen, seperti pop, soul, funk, hip hop, dan musik elektronik. Instrumen yang sering digunakan dalam genre ini begitu beragam di antaranya drum, bass, piano, gitar, saksofon, terompet, dan trombon. Pasalnya, musik R&B merupakan musik yang memadukan banyak genre.
ADVERTISEMENT
5. K-Pop
Bagi kamu para penggemar berat K-pop, sadarkah jika kamu bisa menikmati bahkan menyanyikan lagu K-pop tanpa peduli bahasa yang digunakan?
Musik K-pop memiliki keunggulan hook yang catchy dan melodi bisa langsung nempel di kepala. Di sisi lain, musik K-pop memungkinkan artisnya untuk memprioritaskan ikatan dengan para penggemar, salah satunya dengan kegiatan fanmeet hingga konser yang didesain dengan konsep friendly atau bersahabat.
Mengenal K-pop lebih dekat, BTS bisa dibilang group K-pop yang paling terkenal di dunia. BTS mempunyai jutaan penggemar setia bernama ARMY di seluruh dunia. Faktanya, ARMY ini ada yang berasal dari kalangan pelajar hingga artis papan atas baik perempuan maupun laki-laki.
6. Electronic Dance Music (EDM)
Akhir-akhir ini, para produser bergantung pada kecanggihan teknologi dalam menciptakan musik yang menarik hingga dancer ikut berdansa atau menari dalam alunan musik tersebut saat diperdengarkan. Kehadiran DJ yang terus berinovasi, menciptakan ketukan bass dan drum baru yang menarik, membantu meningkatkan popularitas musik ini.
ADVERTISEMENT
Musik dansa elektronik sendiri memiliki 4 sub genre utama, yakni house, techno, trance, dan dubstep. Masing-masing sub genre akan membuat pendengarnya bergerak, lalu membakar kalori dalam tubuh hingga stress jadi berkurang.
7. Country
Lekat dengan bentuk dan harmoninya yang sederhana, musik country mencakup lagu-lagu ballads atau balada serta tarian menghentakkan kaki. Vokal yang diiringi oleh gitar menjadi instrumen utama yang digunakan pada lagu-lagu musik country.
Musik ini mengisahkan realita kehidupan manusia. Cinta, kerja keras, kematian, dan segala hal yang penting dalam kehidupan. Dengan demikian, musik ini dicirikan dengan sesuatu yang romantis dan melankolis.
8. Klasik
Musik klasik dianggap serius dan memiliki nilai abadi. Beda dari genre musik lainnya, musik klasik tidak menggunakan instrumen yang membentuk ritme isometrik, melainkan perkusi, klarinet, seruling kayu, atau biola agar mencapai ekspresi yang berbeda.
ADVERTISEMENT
Genre ini menekankan pada aspek keindahan, elegan, dan keseimbangan. Selain itu, musik klasik lebih kompleks dibanding musik modern atau kontemporer yang menitikberatkan pada kuatnya ritme dan penggunaan instrumen modern.
9. Metal
Ingin meluapkan amarah tanpa menyakiti siapa pun? Ada cara buat kamu, Gaes. Dengarkan lagu-lagu metal dengan suara gitar dan ritme yang menggelegar. Sedikit terdengar klise, tapi hal itu benar-benar membantu pelepasan emosional seperti rasa marah atau kesal.
Musik metal adalah cabang dari musik rock. Metal berarti berat, dalam, atau serius. Namun, gaya ini cukup mudah dipelajari karena hanya seputar beberapa komponen kunci.
Meski tak sepopuler dulu, musik metal terus memiliki basis penggemar yang loyal. Ini menjadi bukti bahwa musik metal bisa dikategorikan sebagai genre musik yang populer.
ADVERTISEMENT
Musik Jazz Pamit dari Peradaban
Sama seperti genre musik pada umumnya, musik jazz juga memiliki ritme, nada, harmoni, dan melodi. Keren, improvisasi ada dalam musik ini. Oleh sebab itu, kemampuan improvisasi wajib dimiliki oleh semua musisi jazz.
Ketika industri musik berubah menjadi sebuah industri besar, jazz saat itu berjuang agar mampu bersaing dengan kompetitor baru yang satu per satu mengancam keberadaannya.
Sempat kontroversial di abad 1920-an, kini musik jazz tidak bisa berdiri sendiri dan harus berkolaborasi dengan gaya musik lain. Telah banyak ritme dan harmoni jazz ditampilkan dalam genre R&B atau latin.
Ada banyak pilihan genre musik populer yang memiliki karakteristik dan keunikan tersendiri. Harapannya, kamu bisa menemukan jenis musik favoritmu dan mulai mewarnai hari-hari kamu dengan mendengarkannya. Kalau kamu, genre musik apa yang jadi favorit? (Ris)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020