Mengenal Diastasis Recti, Ketika Perut Sulit Mengecil Setelah Melahirkan

Generasi Milenial
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setelah melahirkan, semua perempuan pasti ingin perutnya kembali ke kondisi semula. Namun, dalam kondisi tertentu, ada sebagian perempuan yang perutnya masih tampak buncit setelah persalinan. Hal ini disebabkan oleh elastisitas perut yang menghilang, sehingga perut sulit mengecil. Kondisi itu disebut dengan diastasis recti.
Diastasis recti adalah kondisi ketika otot perut mengalami pemisahan akibat pengembangan saat hamil. Hal itu disebabkan oleh tekanan dari rahim dan hormon kehamilan. Akibatnya, otot sixpack pun melebar. Otot sixpack sendiri merupakan otot sisi kiri dan kanan rektus abdominis yang menutupi bagian depan perut.
Kondisi tersebut membuat perut ibu sulit mengecil. Pada sebagian kasus, perut dengan diastasis recti terlihat tampak kendur dan menggembung jika dilihat dari samping.
Faktor Penyebab Diastasis Recti
Beberapa faktor yang jadi penyebab perempuan mengalami diastasis recti setelah melahirkan antara lain sebagai berikut.
Hamil bayi kembar.
Pernah melahirkan lebih dari dua kali.
Jarak kehamilan satu dengan kehamilan selanjutnya terlalu dekat.
Kegemukan.
Faktor genetik.
Tanda-tanda Diastasis Recti
Tanda umum yang terlihat pada diastasis recti adalah perut terlihat bengkak atau ada jarak antara garis tengah perut. Penderita juga mengalami keluhan nyeri pada punggung bagian bahwa dan rasa sakit pada panggul. Pada beberapa kasus, penderita juga tak bisa mengontrol buang air kecil (anyang-anyangan).
Diastasis recti biasanya terlihat pada trimester ketiga kehamilan dan setelah melahirkan. Para ahli menyarankan perempuan untuk menunggu satu minggu setelah melahirkan untuk memastikan apakah mengalami diastasis recti atau tidak. Biasanya, otot perut akan menutup sendiri karena ada perubahan hormon dan fisik.
Namun, jika hal itu tak kunjung terjadi, segera periksakan diri ke dokter untuk mengatasinya. (mit)
