GIAT 12 UNNES 2025 X Omah Bocah
Tulisan dari giat12desaterban tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Minggu, 13 Juli 2025 menjadi hari penuh keceriaan bagi anak-anak Dusun Terban, Desa Terban, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang. Melalui kegiatan bertajuk Omah Bocah, mahasiswa bersama Karangtaruna FRISTA dan warga setempat menggelar rangkaian aktivitas yang menggabungkan olahraga, permainan edukatif, dan kreativitas seni. Kegiatan ini diawali dengan Senam Indonesia Hebat yang dilaksanakan di halaman Masjid Al Hidayah, dipandu secara interaktif untuk membangkitkan semangat dan kebugaran anak-anak sebelum memasuki sesi permainan.

Setelah senam, anak-anak diajak mengikuti ice breaking yang bertujuan mencairkan suasana, membangun keakraban, dan meningkatkan kenyamanan antar peserta. Momen ini diisi dengan berbagai gerakan dan permainan singkat yang membuat anak-anak tertawa lepas dan lebih siap mengikuti rangkaian kegiatan berikutnya. Kehangatan suasana yang tercipta membuat mereka semakin antusias melanjutkan kegiatan di pos-pos permainan.
Terdapat tiga pos permainan edukatif yang dirancang untuk mengasah keterampilan sekaligus menghibur. Pada Pos 1 – Seimbangkan Bola Pingpong, anak-anak ditantang menjaga bola pingpong tetap seimbang di atas sumpit selama dua menit. Dipandu oleh Jonathan, permainan ini melatih konsentrasi, kesabaran, dan koordinasi motorik halus. Pos 2 – Econprint Karya Alam menghadirkan kreativitas dengan memanfaatkan daun kering dan biji-bijian lokal seperti kacang hijau dan beras ketan hitam. Dipandu oleh Nadia, kegiatan ini menjadi sarana eksplorasi imajinasi sekaligus mengenalkan keanekaragaman hayati. Sementara itu, Pos 3 – Estafet Karet Masuk Gelas yang dipandu Salma menggabungkan kerja sama tim, strategi, dan ketangkasan fisik, menciptakan suasana kompetisi sehat yang mempererat ikatan sosial anak-anak.
Sebagai penutup, anak-anak diajak membuat karya kolaboratif bertema Cap Tangan: Jejak Warna Penuh Makna. Menggunakan cat air, mereka meninggalkan cap tangan di atas kertas besar sebagai simbol kebersamaan, keberanian mengekspresikan diri, dan kenangan yang akan diingat sepanjang waktu. Aktivitas ini juga menjadi momen refleksi bahwa setiap anak memiliki peran penting dalam membangun keceriaan bersama.
Kegiatan Omah Bocah ini tak hanya menjadi ajang hiburan, namun juga sarana pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak Dusun Terban. Muhammad Praditiya Mursid sebagai salah satu penggagas kegiatan menuturkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan dapat memupuk rasa percaya diri, kreativitas, dan kebersamaan di kalangan generasi muda. Dengan pendekatan yang memadukan olahraga, seni, dan edukasi, Omah Bocah menjadi contoh nyata bagaimana kegiatan sederhana dapat memberikan dampak positif yang besar bagi tumbuh kembang anak.
Giat 12 Universitas Negeri Semarang (UNNES) di Desa Terban ini dilaksanakan dengan bimbingan langsung dari Dosen Pembimbing Lapangan, Dr. Tri Astuti, M.Pd.
Kegiatan Omah Bocah terselenggara berkat kolaborasi 12 mahasiswa yang penuh semangat, yaitu Jonathan Siahaan, Muhammad Praditiya Mursid, Davina Aisyah Nur Kamila, Jauza Rahmatika Putri, Davina Agustine Putri Ensu, Tri Navisa Amalia, Femi Presila Awalia, Sabrina Eka Salsabila, Nadia Alisna Putri, Salma Khairunnisa’ Anugerah, Levin Novemdru, dan Deswa Havid Fernando. Seluruh mahasiswa berperan aktif mulai dari tahap perencanaan, persiapan, hingga pelaksanaan kegiatan, sehingga setiap rangkaian acara dapat berjalan lancar, tertata, dan penuh antusiasme.

