5 Berita Populer: Review The Furios; Ari Bias soal Gugatannya Tak Dapat Diterima

Review film The Furious menjadi berita populer sepanjang Jumat (26/6). Selain itu, tanggapan Ari Bias soal gugatannya tidak dapat diterima juga menjadi sorotan.
Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
1. Review The Furious: Plot Sederhana, Adegan Aksi Sukses Bikin Terpana
Film 'The Furious' yang dibintangi oleh jajaran aktor laga papan atas seperti Xie Miao, Joe Taslim, dan Yayan Ruhian sukses bikin para penonton terpana dengan adegan aksinya. Disutradarai oleh Kenji Tanigaki, film ini menawarkan plot yang sederhana tapi dibalut koreografi laga yang brutal dan memukau sejak menit-menit awal. Cocok banget buat kamu yang doyan tontonan full chaos tanpa perlu mikir plot twist yang bikin pusing.
Kisah 'The Furious' sendiri berpusat pada Wang Wei (Xie Miao) dan Navin (Joe Taslim) yang punya misi sama: mencari orang tersayang mereka yang hilang. Di sini, akting Xie Miao sebagai karakter tunawicara patut diacungi jempol, ia berhasil menyampaikan emosi lewat mimik dan gestur tubuh. Nah, yang paling bikin nostalgia adalah momen reuni Joe Taslim dan Yayan Ruhian di layar lebar, chemistry mereka di adegan berantem itu lho, wajib banget kamu lihat!
Nggak heran kalau 'The Furious' langsung panen rating positif. Di Rotten Tomatoes, film ini tembus 98% fresh dari kritikus dan 95% dari penonton. Sementara di IMDb, ratingnya bertengger di 7.4/10. Jadi, kalau kamu butuh tontonan yang menghibur dan penuh gebukan selama hampir dua jam, 'The Furious' ini bisa jadi pilihan pas buat akhir pekanmu.
2. Ari Bias soal Gugatannya Tidak Dapat Diterima: Saya Akan Perjuangkan
Drama hukum antara musisi Ari Bias dan HW Group terkait dugaan pelanggaran hak cipta lagu 'Bilang Saja' yang dibawakan Agnez Mo kembali memanas. Setelah gugatan Rp 4,9 miliar yang dilayangkan Ari Bias dinyatakan 'tidak dapat diterima' oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Ari menegaskan bahwa perjuangannya belum usai. Putusan sela ini disebut Ari karena dinilai 'kurang pihak', di mana majelis hakim menyarankan untuk mendudukkan semua subjek hukum yang terlibat dalam satu gugatan.
Ari pun mengungkap fakta baru di persidangan yang bikin geleng-geleng kepala: adanya lisensi 'backdate' yang diajukan penyelenggara dan baru diterbitkan LMKN 2,5 tahun setelah penggunaan lagu di konser 2023. Menurutnya, praktik ini sangat membahayakan penegakan hukum hak cipta dan bisa melemahkan perlindungan para pencipta lagu, karena seolah membenarkan konsep 'pakai dulu, bayar nanti'. Ari dengan tegas menolak pembayaran serta lisensi backdate tersebut.
Meskipun gugatannya belum diperiksa pokok perkaranya, Ari optimis putusan ini semakin 'menerangkan' jalannya kasus. Ia berkomitmen untuk terus berjuang demi kepastian hukum bagi pencipta lagu. Ini bukan kali pertama Ari berhadapan dengan masalah hukum terkait lagunya; sebelumnya gugatan Ari melawan Agnez Mo juga kandas di tingkat kasasi. Kali ini, Ari mengincar pihak penyelenggara, dan sepertinya babak baru drama hukum ini akan terus berlanjut.
3. Olivia Rodrigo Gelar Festival Musik Amal, Semua Artis Rela Tampil Gratis
Siapa sangka, penyanyi muda fenomenal Olivia Rodrigo baru saja mengumumkan gebrakan baru yang bikin geger jagat musik! Ia bakal menggelar festival musik perdananya bertajuk Daisy Chain Fields Festival, bukan cuma buat seru-seruan, tapi juga mengusung misi sosial yang mulia. Festival ini akan menyumbangkan 100 persen keuntungan bersihnya untuk organisasi yang mendukung hak-hak perempuan. Totalitas banget!
Line-up-nya juga nggak main-main, lho! Deretan musisi perempuan top dunia seperti Chappell Roan, Doechii, Mitski, hingga KATSEYE siap memeriahkan panggung. Yang bikin makin salut, Olivia mengungkapkan bahwa semua artis yang terlibat di festival ini rela tampil tanpa bayaran. Ini bukti nyata dukungan para musisi terhadap "good cause" yang diusung Olivia, sekaligus menunjukkan ketulusan dan bakat mereka.
Pengumuman festival ini langsung viral dan panen respons positif dari para penggemar di media sosial. Banyak yang memuji konsep acara ini karena nggak cuma jadi ajang pesta musik, tapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Dengan kombinasi musisi populer dan misi kemanusiaan yang kuat, Daisy Chain Fields Festival ini menjadi salah satu proyek Olivia Rodrigo yang paling ditunggu dan bikin bangga.
4. Kurasi 30 Lagu, Afgan Siapkan Kejutan di Konser Retrospektif
Afgan siap bikin pecah panggung Plenary Hall JCC pada 18 Juli mendatang lewat konser tunggalnya, 'Retrospektif'. Setelah lebih dari satu dekade, Afgan kembali berkolaborasi dengan maestro Erwin Gutawa, sebuah momen yang disebutnya sangat emosional. Konser ini akan jadi refleksi perjalanan kariernya selama 18 tahun, dari penyanyi pendatang baru hingga punya delapan album studio.
Proses kurasi lagu jadi tantangan tersendiri bagi Afgan, dari total sekitar 60 lagu, ia harus memilih 30 yang paling mewakili babak penting dalam hidupnya. Tapi, jangan kira 30 lagu itu bakal dibawakan standar! Bersama Erwin Gutawa, Afgan bakal menyuguhkan aransemen ulang yang segar dan tak terduga. Ada yang jadi medley, mash-up, bahkan Om Erwin punya ide gila untuk membuat komposisi lagu baru dari potongan medley lagu lama Afgan. Dijamin bikin penonton syok tapi takjub!
Erwin Gutawa juga menantang kebiasaan Afgan soal struktur konser. Bayangkan, ada lagu yang menurut Afgan cocoknya jadi penutup malah ditaruh di urutan pertama! Ini adalah keputusan berisiko yang diambil demi memberikan pengalaman tak terlupakan bagi penonton. Dengan dukungan Seven Star Production, tiket konser 'Retrospektif' sudah terjual 70%. Buat pecinta musik yang ingin menyaksikan Afgan dalam sajian yang beda dari biasanya, ini konser yang nggak boleh kamu lewatkan!
5. Warner Bros. Kembangkan Film Animasi Baru The Powerpuff Girls
Siapa yang kangen dengan trio pahlawan super imut Blossom, Bubbles, dan Buttercup? Warner Bros. dikabarkan tengah mengembangkan film animasi baru dari serial ikonik The Powerpuff Girls! Kabar gembira ini bocor dalam ajang Annecy International Animation Film Festival di Prancis, meskipun proyeknya masih di tahap awal dan belum dapat lampu hijau resmi. Tapi, ini sudah cukup bikin fans auto-girang!
Buat yang belum tahu, The Powerpuff Girls ini ceritanya tentang tiga gadis super yang diciptakan Professor Utonium dari ramuan gula, rempah-rempah, dan segala hal baik, sebelum Chemical X secara tak sengaja memberikan mereka kekuatan super. Tugas mereka? Melindungi Townsville dari berbagai ancaman kejahatan. Intinya, mereka super cute tapi jago berantem!
Serial ini pertama kali tayang di tahun 1998 dan jadi salah satu tayangan paling populer di Cartoon Network. Warner Bros. sendiri sudah beberapa kali mencoba menghidupkan kembali waralaba ini, mulai dari film layar lebar di tahun 2002, reboot animasi di 2016, bahkan proyek live-action yang sayangnya dibatalkan. Jika film animasi terbaru ini terealisasi, ini akan jadi momen nostalgia buat para penggemar lama dan cara keren buat memperkenalkan Powerpuff Girls ke generasi penonton yang lebih muda.
