5 Berita Populer: Ruben Onsu Rindu Anak; Galeri Indonesia Kaya Gelar Seni Betawi

Ruben Onsu ungkap kerinduannya pada sang buah hati, menjadi berita populer sepanjang Minggu (21/6) kemarin.
Selain itu, Galeri Indonesia Kaya gelar 'Lenong Kampung Te-Ko' untuk meriahkan HUT Jakarta juga menjadi sorotan. Berikut adalah rangkuman dari 5 berita populer yang menyita perhatian sepanjang hari kemarin.
1. Ruben Onsu: Saya Hanya Mau Jalan-jalan Sama Anak
Ruben Onsu kembali menyita perhatian publik dengan curahan hatinya mengenai kerinduan untuk menghabiskan waktu bersama kedua putrinya, Thalia dan Thania. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan selebriti, Ruben mengungkapkan keinginan sederhana yang justru sulit terwujud: sekadar jalan-jalan bersama buah hatinya.
Perkara hak asuh anak pasca-perceraian dengan Sarwendah rupanya masih menjadi isu sensitif. Meski pengadilan telah mengatur pembagian hari, Ruben merasa ada kejanggalan dalam praktiknya. Ia bahkan kesulitan untuk menemui anak-anaknya di sekolah, yang memerlukan persetujuan. Kini, Ruben menyerahkan masalah ini sepenuhnya kepada kuasa hukumnya, Minola Sebayang, berharap ada titik terang dan kehidupan yang lebih baik.
2. Meriahkan HUT Jakarta, Galeri Indonesia Kaya Gelar 'Lenong Kampung Te-Ko'
Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta, Galeri Indonesia Kaya (GIK) kembali menghadirkan suguhan budaya Betawi yang apik. Kali ini, panggung GIK dimeriahkan oleh pertunjukan 'Lenong Kampung Te-Ko' dari Sanggar Oplet Robet, sebuah perpaduan teater tradisi, musik, dan humor khas Betawi yang kental.
Pertunjukan ini tak hanya menghibur, tapi juga sarat pesan moral tentang persatuan di tengah dinamika perkotaan, mengangkat kisah masyarakat kampung yang harmonis namun terusik preman. Dengan gaya lenong yang spontan dan kehadiran bintang tamu Rudi Sipit, 'Lenong Kampung Te-Ko' berhasil menciptakan suasana akrab dan mengenalkan budaya Betawi, khususnya kepada generasi muda. Inisiatif ini menegaskan komitmen GIK untuk melestarikan identitas Jakarta di tengah era baru.
3. Tian Xiwei dan Song Weilong Menang People's Choice Award di Global OTT Awards
Dunia drama China sedang dihebohkan dengan kemenangan dua bintangnya, Tian Xiwei dan Song Weilong, yang berhasil menyabet People's Choice Award di ajang bergengsi Global OTT Awards 2026. Acara yang merupakan bagian dari Korea International Streaming Festival (KISF) di Busan ini menjadi panggung bagi keduanya untuk menunjukkan pesona global mereka.
Song Weilong, yang dinominasikan untuk perannya di Shine On Me, sukses mencuri perhatian dengan pidato dua bahasanya, Korea dan Mandarin, bahkan dengan sedikit 'contekan' yang justru membuatnya makin dicintai fans. Tak kalah, Tian Xiwei, bintang Pursuit of Jade, juga memukau dengan pidato multibahasa Inggris, Mandarin, dan Korea, membuktikan daya tarik lintas negaranya di kancah internasional. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tapi juga bukti makin mendunianya popularitas drama China dan para aktornya.
4. Hari Musik Sedunia, Google Angkat Dangdut sebagai Warisan Musik Indonesia
Di Hari Musik Sedunia yang jatuh pada 21 Juni, Google Indonesia sukses bikin gebrakan dengan mengangkat dangdut sebagai warisan musik Indonesia. Pilihan ini bukan tanpa alasan, mengingat genre musik yang lekat dengan identitas bangsa ini terus menunjukkan tren positif dan makin digandrungi lintas generasi, termasuk anak muda.
Country Marketing Manager Google Indonesia, Muriel Makarim, menyebutkan bahwa data pencarian Google membuktikan minat terhadap dangdut terus meroket, dari 'popdut' hingga 'disco dangdut'. Pedangdut legendaris Inul Daratista pun turut bangga melihat evolusi dangdut yang kini bisa "dimodifikasi ke mana-mana" tanpa kehilangan esensinya. Bahkan, pencarian 'Goyang Dombret' masih tinggi lho, menunjukkan daya tarik universal dangdut yang bisa bikin orang pengin joget, apapun kondisinya.
5. Debut di "Operasi Pesta Copet", Edy Khemod Terinspirasi Copet di Konser Seringai
Edy Khemod, drummer Seringai yang kini debut sebagai sutradara film panjang, siap menggebrak layar lebar dengan 'Operasi Pesta Copet'. Uniknya, ide gila di balik film ini berawal dari fenomena yang ia temui langsung saat tur bersama bandnya: banyaknya copet di konser Seringai. Sebuah inspirasi tak terduga yang kini menjelma menjadi kisah sinematik produksi Imajinari.
Khemod melihat sisi menarik dari para copet yang jauh-jauh datang hanya untuk beraksi di konser musik, memunculkan pertanyaan sosiologis yang mendalam. Bersama produser Ernest Prakasa, ia ingin mengupas sisi manusiawi dari para karakter 'pengganggu' ini. Dengan jajaran aktor papan atas seperti Iqbaal Ramadhan dan Kristo Immanuel, 'Operasi Pesta Copet' dipastikan bakal jadi tontonan yang wajib dinanti, menawarkan sudut pandang berbeda tentang skena musik dan isu sosial.
