Kumparan Logo

for Revenge Dirumorkan Garap Soundtrack Film Spider-Man: Brand New Day

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
for Revenge raih Top Local Album of 2025 Indonesia dalam Spotify Wrapped Live 2025, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (4/12).  Foto: Giovanni/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
for Revenge raih Top Local Album of 2025 Indonesia dalam Spotify Wrapped Live 2025, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (4/12). Foto: Giovanni/kumparan

Grup band for Revenge jadi sorotan usai dirumorkan menggarap soundtrack dari film 'Spider-Man: Brand New Day'. Spekulasi itu bermula dari unggahan Instagram Story sang vokalis, Boniex.

Dalam unggahannya itu, Boniex mengunggah sebuah foto berisi lirik lagu bertajuk I Miss You Every Brand New Day melalui akun Instagram pribadinya. Boniex juga menyematkan stiker Spider-Man dalam postingan fotonya itu.

Sebagian netizen menduga bahwa lagu tersebut berkaitan dengan film Spider-Man: Brand New Day. Tak sedikit pula yang meyakini for Revenge menjadi musisi Indonesia yang dipercaya mengisi soundtrack film tersebut.

Kendati demikian, hingga kini kabar tersebut masih sebatas spekulasi. Pihak Sony Music Entertainment Indonesia selaku label yang menaungi for Revenge belum memberikan tanggapan maupun konfirmasi terkait rumor yang beredar.

for Revenge Sempat Mengaku Sedang Menggarap Soundtrack

Adegan dalam trailer Spider-Man: Brand New Day. Foto: Dok. YouTube Spider-Man

Sebelumnya, grup beranggotakan Boniex Noer (vokal), Arief Ismail (gitar), Izha Muhammad (bass), dan Archims Pribadi (drum), mengaku sedang menggarap soundtrack film. Proyek ini jadi kali pertama, grup musik asal Bandung itu dipercaya menggarap lagu sebagai soundtrack sebuah film.

Namun, hingga saat ini Boniex dan rekan-rekannya belum bersedia mengungkapkan film yang menjadi bagian dari proyek tersebut. Bagi for Revenge, mengerjakan soundtrack film menjadi pengalaman yang berbeda dibandingkan menciptakan lagu untuk album mereka.

Karya-karya for Revenge sebelumnya lahir dari pengalaman pribadi atau peristiwa yang mereka saksikan secara langsung. Sementara untuk proyek soundtrack, mereka ditantang menerjemahkan cerita dan emosi sebuah film ke dalam musik.

"Menurut kami, selama memang tidak dipaksakan dan masih masuk dengan karya-karya kami, ini adalah sebuah tantangan," ujar Boniex.

"Apakah kami bisa bekerja sama dengan sebuah proyek film dan diberi kesempatan menulis karya berdasarkan cerita film, tentu tidak mudah. Terlebih, biasanya kami membuat karya berdasarkan apa yang kami lihat dan kami alami," tambahnya.

Meski begitu, Boniex optimistis pengalaman baru tersebut akan menjadi proses kreatif yang berharga bagi for Revenge sekaligus membuka peluang eksplorasi musikal yang lebih luas di masa mendatang.