Kumparan Logo

Imbas Kericuhan di Luar Venue Konser Andrea Bocelli, 34 Orang Alami Luka

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konser Andrea Bocelli di Borobudur. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Konser Andrea Bocelli di Borobudur. Foto: Dok. Istimewa

Konser Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour di kawasan JIExpo Kemayoran, Selasa (3/11) malam sempat diwarnai kericuhan. Massa yang sudah menggelar aksi sejak sore menolak gelaran konser tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan bahwa pihak kepolisian dan TNI melakukan upaya pendekatan yang humanis dan kondusif dalam mengamankan dua kegiatan masyarakat itu.

Sejak sore pihak kepolisian bersama unsur terkait terus melakukan komunikasi dengan peserta aksi. Pertemuan antara perwakilan peserta aksi dan pihak penyelenggara juga dilakukan untuk membahas aspirasi yang disampaikan.

Menurut Budi, setelah proses tersebut situasi meningkat dan terjadi pelemparan batu ke arah petugas pengamanan. Petugas kemudian melakukan penanganan untuk menjaga keselamatan seluruh pihak dan mengendalikan situasi.

Kericuhan tersebut menimbulkan korban luka. 34 orang mengalami luka atas kericuhan yang terjadi di luar venue.

"Dalam kejadian tersebut, sebanyak 34 orang mengalami luka, terdiri atas 32 personel Polri, satu personel TNI, dan satu warga sipil," kata Budi dalam keterangan resminya, Rabu (4/11).

Para korban juga telah mendapatkan penanganan medis, sementara tiga personel masih menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Budi menegaskan bahwa kepolisian menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keselamatan bersama.

“Kami menghormati penyampaian aspirasi masyarakat. Namun kami mengajak seluruh pihak untuk menyampaikan pendapat secara tertib, mengedepankan dialog, serta menghindari tindakan pelemparan, kekerasan, maupun perusakan yang dapat membahayakan peserta, petugas, dan masyarakat lainnya,” tuturnya.

Konser Andrea Bocelli Tetap Berlangsung Kondusif

Konser Andrea Bocelli di Borobudur. Foto: Dok. Istimewa

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa pihaknya berusaha memastikan agar kedua kegiatan masyarakat bisa berlangsung aman dan lancar.

"Kami juga mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, sehingga masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan tertib dan pengguna jalan tetap merasa nyaman dalam beraktivitas," ujar Reynold.

Reynold juga menegaskan bahwa pihaknya menghormati masyarakat dalam menyampaikan aspirasi. Namun, aspirasi tersebut harus disampaikan dengan tetap mengutamakan keamanan, ketertiban, serta keselamatan.

Lebih lanjut, Reynold memastikan proses pengamanan kedua kegiatan masyarakat berlangsung lancar. Konser Andrea Bocelli pun berlangsung kondusif.

"Berkat kesiapsiagaan petugas serta pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan, situasi keamanan di kawasan JIExpo Kemayoran tetap terkendali dan kondusif," tukasnya.

Sebelumnya, penampilan Andrea Bocelli di Indonesia menuai penolakan dari sejumlah pihak lantaran dugaan kedekatannya dengan Israel. Namun, pihak promotor memastikan bahwa pihaknya justru menggalang donasi buat anak-anak Palestina lewat konser tersebut.