Kumparan Logo

Legenda Musik Dolly Parton Meninggal Dunia Usai Berjuang Melawan Kanker

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dolly Parton. Foto: AFP/ROBYN BECK
zoom-in-whitePerbesar
Dolly Parton. Foto: AFP/ROBYN BECK

Dunia musik internasional sedang berduka atas kepergian sang legenda musik, penyanyi, dan penulis lagu Dolly Parton.

Dilansir dari Variety (25/8), legenda musik country ini mengembuskan napas terakhirnya pada usia 80 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dialaminya.

Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh pihak keluarga melalui akun Instagram @dollyparton. Kabar ini menjadi hal yang mengejutkan bagi publik dan para penggemar Dolly Parton di seluruh dunia.

Dalam berita duka resmi yang disampaikan, pihak keluarga yang diwakili keponakannya, Bryan Seaver, menyatakan bahwa mendiang Dolly akan selamanya menjadi sosok inspiratif. Tidak hanya melalui musiknya yang tak lekang oleh waktu dan karya lagu yang luar biasa banyaknya, tetapi juga berkat kecerdasan, kehangatan, dan kebaikannya.

"Warisan Dolly Parton adalah warisan cinta, welas asih, dan ketangguhan. Sepanjang karier yang membentang selama tujuh dekade, ia telah menginspirasi berbagai generasi seniman dan penggemar lewat musik serta komitmen teguh untuk menjadikan dunia tempat yang lebih baik," ujar Seaver.

"Lagu-lagunya akan terus menyentuh hati orang-orang dari segala usia, dan kiprah filantropisnya akan memberikan dampak yang abadi," tambahnya.

Dolly Parton. Foto: AFP/VALERIE MACON

Sepanjang kariernya, Dolly Parton tidak hanya dikenal melalui karya-karya yang ikonik seperti Jolene dan I Will Always Love You, tetapi juga karena kontribusinya yang luar biasa di industri hiburan global.

Selain jejak di industri musik, Dolly Parton juga dikenal sebagai seseorang yang memiliki jiwa sosial tinggi melalui program literasi anak.

Kepergian sang legenda tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga warisan karya yang akan selalu hidup bagi para pencinta musik dan penggemarnya.

Reporter: Hosana Solagracia Sifra