Kumparan Logo

Parade Hujan Rilis Album Perdana Berjudul 'Punar'

kumparanHITSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Parade Hujan Rilis Album Perdana Bertajuk "Punar". Foto: Dok. Parade Hujan
zoom-in-whitePerbesar
Parade Hujan Rilis Album Perdana Bertajuk "Punar". Foto: Dok. Parade Hujan

Grup musik Parade Hujan baru saja merampungkan album perdana berjudul Punar. Rilisan tersebut menjadi album perdana mereka setelah tak lagi gunakan nama Payung Teduh.

Parade Hujan yang saat ini digawangi oleh Mohammad Istiqamah Djamad (Is Pusakata-guitar, vocal), Alejandro Saksakame (cito-drum) dan Ivan Penwyn Panjaitan (Ivan-guitalele), berhasil menyelesaikan album mereka setelah sempat berpisah.

Punar berisikan total delapan lagu. Komposisi urutan lagu di album tersebut mengibaratkan adanya siklus kehidupan yang berulang-ulang.

Kedelapan lagu dalam album Punar itu ialah Datang, Maka Diturunkanlah Hujan (ft Adrian Yunan), Kehadiran (ft Monita Tahalea), Saling Lupa, Cahaya, Laju, Muara, dan Menjelajahi Kerinduan.

Segera Gelar Tur Album Punar

Parade Hujan Rilis Album Perdana Bertajuk "Punar". Foto: Dok. Parade Hujan

Sebagai bentuk perayaan dari album terbaru mereka, Parade Hujan bakal langsung menggelar tur. Dikemas secara intimate, tur tersebut dijadwalkan akan berlangsung mulai 31 Juli 2026.

Tur akan diawali di area Jawa Timur, meliputi kota Malang, Bojonegoro, Kediri, dan Lamongan. Sementara selanjutnya untuk tur sesi kedua akan dihelat di Area Jawa Tengah pada bulan September.

Rencananya, rangkaian tur album tersebut akan berlangsung setiap bulan dan menyambangi lima kota di setiap provinsi di seluruh Indonesia.

Album penuh Punar juga dicetak ke dalam cakram CD dan akan tersedia di setiap pertunjukan. Rilisan fisik tersebut nantinya akan disandingkan dengan merchandise lain dari Parade Hujan.

“Selamat menikmati album Punar. Hapalkan lagunya lalu mari berkumpul bernyanyi bersama, bertukar cerita dan bercengkerama dalam tour sesi pertama di area Jawa Timur. Terima kasih sudah memberi ruang, membuka telinga dan merasakan karya-karya kami,” tutup Parade Hujan.