The S.I.G.I.T. Siap Beri Kejutan di Soundrenaline 'Sana Sini' di Yogyakarta

Grup band The S.I.G.I.T. menjadi salah satu penampil dalam gelaran Soundrenaline 'Sana Sini di Yogyakarta' yang akan digelar pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Ambarrukmo District, Yogyakarta.
Dalam gelaran festival musik itu, The S.I.G.I.T. juga telah menyiapkan kejutan spesial. Grup beranggotakan Rektivianto 'Rekti' Yoewono (vocal, gitar), Farri Icksan Wibisana (gitar), Aghan Sudrajat (bass), and Absar Lebeh (gitar), bakal membawakan lagu yang belum pernah mereka bawakan sebelumnya.
“Ada satu lagu yang belum pernah kami bawakan sebelumnya dan secara spesial akan ditampilkan di Yogyakarta. Kami tidak sabar untuk membawakannya dan berbagi pengalaman yang berbeda dengan teman-teman di sana,” ungkap The S.I.G.I.T. dalam keterangannya.
Tak hanya penampilan The S.I.G.I.T., kejutan spesial lainnya juga hadir melalui kolaborasi lintas musisi yang dipersiapkan secara khusus untuk panggung Soundrenaline 'Sana Sini' di Yogyakarta. Salah satunya adalah kolaborasi Efek Rumah Kaca dengan Majelis Lidah Berduri.
“Di Soundrenaline Yogyakarta, kita akan tampil dua kali, bersama Efek Rumah Kaca dan dalam kolaborasi dengan Majelis Lidah Berduri," kata vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud.
"Kita pernah kolaborasi, tetapi tidak yang seserius ini. Kita bahkan sudah merencanakan waktu latihan khusus selama dua hari agar kolaborasi ini bisa disajikan dengan maksimal," tambahnya.
Tak hanya Efek Rumah Kaca dan Majelis Lidah Berduri, Soundrenaline 'Sana Sini' di Yogyakarta juga akan menghadirkan kolaborasi antara Yogyakarta Royal Orchestra (Ansambel Brass) bersama Adhitia Sofyan, Brian Prasetyohadi, dan Win Yovina Thopandi.
Sementara itu, kolaborasi Jo Soegono x Adhitia Sofyan akan hadir secara khusus melalui sesi The Next Meet Now, sebuah konsep panggung khas Soundrenaline yang mengeksplorasi pertemuan musikal antarmusisi untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi audiens.
Soundrenaline 'Sana Sini' di Yogyakarta menghadirkan empat area pertunjukan, yakni The Kasultanan Ballroom, Alun-Alun Ambarrukmo, Pendopo Ambarrukmo, dan Taman Belakang Royal Ambarrukmo.
Festival musik itu sengaja memadukan suasana indoor dan garden untuk memberikan pengalaman festival yang lebih nyaman dan beragam. Format ini juga membuka ruang bagi musisi lintas generasi, proyek kolaboratif, serta talenta dengan karakter musik berbeda untuk tampil dalam satu perayaan, sekaligus menyatu dengan ekosistem seni, musik, dan komunitas yang kuat di Yogyakarta.
“Di Soundrenaline 2026, kami mengombinasikan lebih banyak nama besar dengan ruang yang tetap terbuka bagi emerging musicians. Harapannya, mereka tidak hanya mendapat panggung, tetapi juga kesempatan untuk tumbuh termasuk melalui kolaborasi dengan musisi besar yang lebih dulu dikenal sehingga penonton bisa menikmati spektrum musik yang lebih kaya,” ungkap Putri Limbak Cahaya, perwakilan Resonine.
Sebelum Yogyakarta Soundrenaline 'Sana Sini' telah menyambangi sejumlah kota di Indonesia, yakni Jakarta, Makassar, dan Palembang, sebelum akhirnya berlabuh di kota terakhir, Bandung pada 20-22 November.
Tiket Soundrenaline 'Sana Sini' di Yogyakarta tersedia secara resmi hanya melalui GOERS. Masyarakat diimbau membeli tiket melalui kanal resmi dan waspada terhadap penipuan maupun penawaran dari pihak yang tidak terverifikasi.
Informasi terbaru mengenai Soundrenaline dapat diakses melalui situs resmi Soundrenaline dan akun Instagram @soundrenaline.id.
