Konten dari Pengguna

Berdasarkan Jajak Pendapat, Kostum Ketiga Chelsea Terpilih Menjadi yang Terburuk

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Gosip Pemain Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber foto: Instagram
zoom-in-whitePerbesar
Sumber foto: Instagram

Hampir 2000 orang memberikan suara mereka dalam jajak pendapat untuk menentukan klub mana yang memiliki kostum paling buruk musim ini. Dari jajak pendapat yang diselenggarakan oleh Footy Headlines tersebut mengungkapkan bahwa kostum ketiga Chelsea FC terpilih sebagai kostum terburuk untuk musim 2020-2021.

Klub asal London Barat itu mendapatkan seperempat suara, tepatnya 22 persen dari total suara yang terkumpul. Sementara di posisi kedua dan ketiga terpilih jersi tandang Wolverhampton Wanderers yang memperoleh 14 suara, dan jersi ketiga West Bromwich Albion dengan raihan sepuluh persen suara.

embed from external kumparan

Selanjutnya, jersi ketiga Inter Milan yang berwarna putih dengan motif kotak-kotak besar berada di posisi keempat dengan 6,8 persen suara, diikuti oleh seragam ketiga Granada (4,7 persen), jersi kandang Juventus (4,6 persen) dan kostum ketiga Liverpool (4,1 persen).

Melengkapi sepuluh besar terdapat seragam ketiga Manchester City (empat persen) di posisi ke delapan, jersi ketiga Istanbul Basakhesir (3,8 persen) dan jersi tandang Real Madrid di urutan kesepuluh dengan 3,2 persen.

embed from external kumparan

Namun ada fakta menarik tentang jersi Chelsea yang terpilih sebagai jersi terburuk musim ini. Mungkin jersi tersebut secara visual tidak bagus dipakai, tetapi secara statistik The Blues justru tampil impresif saat mengenakan jersi yang mirip jersi kandang Crystal Palace tersebut.

Sepanjang musim ini Chelsea sudah mengenakan jersi ketiga mereka di empat kesempatan, dan tercatat belum pernah sekalipun menelan kekalahan. Anak asuh Frank Lampard telah memenangkan tiga laga dan satu laga lainnya berakhir seri yakni saat melawan West Bromwich Albion di awal musim.

Setelah itu, mereka menang melawan Newcastle di Liga Inggris, melawan Krasnodar dan Sevilla di Liga Champion. Hasil-hasil positif itu mengesankan bahwa kostum ketiga mereka seolah membawa keberuntungan bagi Frank Lampard dan timnya.