Lakukan Tindakan Rasialisme, Antonov Didiskualifikasi Sebagai Pemenang FPL
Tulisan dari Gosip Pemain Bola tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seiring dengan berakhirnya Premier League, berakhir pula game Fantasy Premier League musim 2019-2020.
Bagi anda yang belum familiar dengan game ini, game ini merupakan game yang berafiliasi langsung dengan Premier League. Cara bermainnya ialah pengguna menyusun sebelas pemain pilihan dengan budget yang telah ditentukan oleh Premier League. Skor tiap-tiap pemain berdasarkan performa pemain yang berlaga di kehidupan asli. Semakin bagus performa di lapangan, semakin banyak pula poin yang akan didulang oleh pengguna.
Dan untuk musim 2019-2020, pengguna berkewarganegaraan Bulgaria bernama Alexander Antonov keluar sebagai juara dengan mengumpulkan 26 angka lebih banyak dari sang runner up.
Namun sayang status juara itu harus dianulir oleh Premier League karena Alekxander Antonov diduga melakukan ujaran rasis di pesan pribadi terhadap bintang Manchester City, Raheem Sterling.
Secara otomotis tim yang berada di ranking kedua dengan nama pengguna Joshua Bull dipastikan keluar sebagai pemenang Fantasy Premier League musim 2019/20.
"Setelah pemeriksaan akhir musim, klasemen akhir telah diperbarui, penggemar Southampton, Joshua dan timnya 'The Bulldozers' keluar sebagai pemenang," tulis akun FPL di akun twitter mereka.
"Skor 68 di Gameweek 38+, di mana ia memainkan Wildcard, cukup untuk membuat dirinya tak terkejar dari Aupa Atleti tim dari Chris McGowan dam Martial Mata'LP tim dari Will Turner.
"Tim yang sebelumnya menduduki posisi No1 telah didiskualifikasi dari FPL karena melanggar ketentuan kami."
Sementara itu Alexander Antonov melalui akun youtube dirinya, TooGoodFPL tak menerima keputusan Liga Inggris dan menyatakan bahwa dirinya bukanlah seorang rasi seperti yang dituduhkan.
"Alasan saya didiskualifikasi karana saya frustrasi dengan pemain, diungkapkan dengan kata-kata, dan dikirim melalui chat pribadi kepada teman-teman. Itu tidak pernah dimaksudkan untuk menyinggung pesepakbola mana pun," ujarnya seperti dikutip dari The Sun.
"Hal Ini bukan sesuatu yang saya posting atau katakan langsung kepada pesepakbola, kok."
“Apa yang saya tulis kepada teman-teman saya dalam obrolan kita adalah olok-olok biasa, saya yakin itu tidak jauh berbeda dari obrolan olok-olok yang Anda lakukan," imbuhnya.
"Saya didiskualifikasi dari musim ini karena sesuatu di luar konteks game, dari obrolan pribadi yang kemudian dilaporkan oleh seseorang yang tentu saja tidak menyukai saya dan membuat saya terlihat seperti tidak menyukai Liga Inggris, " ujarnya.
Atas keputusan ini Alexander Antonov melewatkan hadiah fantastis dari FPL. Untuk diketahui, pemenang FPL berhak mendapatkan transportasi dan akomodasi gratis selama 7 hari di Inggris, termasuk paket VIP untuk menonton laga Premier League 2020-21 dan mengunjungi atraksi-atraksi populer di Inggris.
Selain itu, sang pemenang juga mendapatkan jam TAG Heuer, konsol game plus game FIFA 20, jaket Nike, dan goody bag FPL.

