Bola & Sports
·
1 Februari 2021 19:38

Polisi Selidiki Kasus Ujaran Rasisme Terhadap Sejumlah Pemain di Liga Inggris

Konten ini diproduksi oleh Gosip Pemain Bola
Polisi Selidiki Kasus Ujaran Rasisme Terhadap Sejumlah Pemain di Liga Inggris (105757)
Sumber foto: Instagram
Polisi Kota Manchester sedang menyelidiki komentar berbau rasisme yang dialami oleh sejumlah pesepak bola Liga Inggris di media sosial.
ADVERTISEMENT
Sebagaimana diketahui, sejumlah pemain Liga Inggris mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan komentar rasis dari para pengguna media sosial dalam sepakan terakhir.
Pemain Manchester United, Marcus Rashford, Axel Tuanzebe dan Anthony Martial menjadi target warganet ujaran rasisme. Selain penggawan Setan Merah, Romaine Sawyers dari West Bromwich Albion dan pemain Chelsea, Reece James juga tak luput menjadi sasaran tembak.
"Kami mengetahui sejumlah pemain Manchester United mengalami pelecehan di akun media sosial antara Rabu dan Sabtu,” bunyi pernyataan Kepolisian Kota Manchester, sebagaimana dilansir dari The Guardian.
“Tidak seorang pun harus menjadi sasaran pelecehan seperti itu dan itu sangat mengecewakan tidak hanya bagi mereka yang mengalami, tetapi bagi orang-orang yang pernah mengalami pelecehan serupa."
ADVERTISEMENT
“Ujaran kebencian ini tidak memiliki tempat di mana pun dalam masyarakat kita baik online atau tidak. Sejumlah komentar ini telah dilaporkan kepada kami dan kami berkomunikasi dengan mereka yang terlibat untuk memberikan dukungan dan kami akan menyelidiki kejahatan ini secara menyeluruh. "
Seperti diketahui, kolom komentar akun Instagram Axel Tuanzebe dan Anthony Martial dipenuhi dengan emoticon bergambar monyet setelah laga melawan Sheffield United. Dan akhir pekan lalu, pasca laga melawan Arsenal, Marcus Rashford mengungkapkan ia juga telah menjadi sasaran pelecehan dari warganet tetapi memilih untuk tidak membagikan tangkapan layar ujaran yang dimaksud.
"Itu tindakan yang tidak bertanggung jawab," tulisnya di akun twitter pribadinya.
"Saya memiliki anak-anak cantik dari semua warna kulit seperti saya dan mereka tidak perlu membacanya."
ADVERTISEMENT
"Ya, saya adalah orang kulit hitam dan saya bangga. Tidak ada, atau tidak ada komentar, yang akan membuat saya merasa berbeda. Jadi maaf jika Anda menngharapkan reaksi, Anda tidak akan mendapatkannya di sini. "
Para pemain, klub, dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) turut mengutuk tindakan tersebut sembari meminta perusahaan media sosial memberikan tindakan tegas kepada pengguna yang mengeluarkan ujaran rasis.
Kampanye antirasisme yang selama ini dilakukan dinilai tidak cukup jika tidak dibarengi dengan tindakan tegas terhadap para pelaku.