Konten dari Pengguna

Spider-Man: Brand New Day, Lembaran Baru Dengan Kesendirian?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Gracia Kasih Novariescha tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Film Spider-Man: Brand New Day. Sumber: Dokumentasi Pribadi.
zoom-in-whitePerbesar
Film Spider-Man: Brand New Day. Sumber: Dokumentasi Pribadi.

Sutradara : Destin Daniel Cretton

Penulis Naskah : Chris McKenna dan Erik Sommers

Pemeran Utama : Tom Holland,

Studio Produksi : Columbia Pictures, Marvel Studios, dan Pascal Pictures

Tanggal Rilis : Juli 2026 (tayang di bioskop Indonesia akhir Juli 2026)

Spider-Man: Brand New Day hadir sebagai babak baru bagi Peter Parker setelah kesuksesan Spider-Man: No Way Home. Film ini disutradarai oleh Destin Daniel Cretton, yang sebelumnya dikenal lewat Sang-Chi, dengan naskah ditulis oleh Chris McKenna dan Erik Sommers. Judul “Brand New Day” sendiri merujuk pada arc komik marvel klasik, di mana Peter Parker harus memulai kembali identitasnya sebagai superhero setelah dunia melupakan siapa dirinya.

Film Spider-Man: Brand New Day dengan durasi 145 menit ini menceritakan kisah Peter Parker (Tom Holland) menjalani kehidupannya 4 tahun setelah mantra dari Dr. Strange yang membuatnya dilupakan oleh seluruh dunia. Awal film ini menggambarkan bagaimana Peter Parker berusaha menjalani kehidupannya yang sepi dan sendiri di Kota New York. Ia tetap beraksi sebagai Spider-Man yang sepenuhnya anonim dan bekerja sama dengan NYPD Jean DeWolf.

Banyaknya tekanan dan beban mental yang dihadapi memicu Peter mengalami evolusi dan perubahan fisik yang misterius pada dirinya. Asisten AI-nya menemukan bahwa mutasi dalam DNA laba-labanya dipercepat oleh trauma emosional, hal tersebut juga membuat web-shooter miliknya menjadi usang. Dalam film ini, Peter menghadapi banyaknya konflik baik secara internal dan eksternal, perihal evolusi tubuhnya serta musuhnya yang sulit ditangkap karena tidak terlihat. Ia harus menangkap penjahat yang tidak terlihat dan merasuki banyak orang, mencari solusi untuk mengendalikan dirinya, serta berusaha melindungi orang-orang yang disayang olehnya.

Kelebihan Film

Film ini menyajikan plot cerita yang cenderung lebih ringan dibandingkan series film Spider-Man milik Tom Holland yang lain walau tetap memerlukan konteks. Jika ketiga film sebelumnya membahas tentang hal-hal ilmiah dan juga multiverse, Spider-Man Brand New Day membawa pandangan baru sesuai dengan judulnya. Brand New Day merupakan film Spider-Man versi Tom Holland yang lebih dewasa, realistis dan sangat terasa humanis. Setiap konflik yang terjadi dalam diri Peter Parker di film ini mampu menarik rasa empati yang tinggi kepada seorang superhero.

Brand New Day membawa sudut pandang bahwa selain menjadi superhero, Spider-Man juga merupakan manusia biasa yang bisa merasakan sedih, kesepian, dan trauma. Selain itu, action yang ada di film ini cukup memanjakan mata dan mampu membawa penonton seolah turut berayun di antara gedung-gedung tinggi. Pergerakan Spider-Man yang klasik dengan kostum yang lebih sederhana dibanding sebelumnya juga mengundang nostalgia para penggemar

Kekurangan Film

Dikarenakan keinginan untuk mengeksplor emosi Peter Parker lebih mendalam, ini berpengaruh juga kepada ritme dan alur cerita. Di menit awal, film terasa padat dan cepat untuk mengenalkan konflik dan musuh awal Peter. Namun, di pertengahan ketika mendalami sisi emosi, ritme film menjadi cenderung lebih lambat. Kontras ritme inilah yang kemudian membuat film ini terasa kurang. Selain itu, dikarenakan penggemar sudah memiliki ekspektasi tinggi mengingat film sebelumnya, Spider-Man: No way Home sangat memukau, film ini jadi terasa kurang menarik dan kurang memberikan makna memorable seperti yang diharapkan.

Secara keseluruhan, Brand New Day berhasil membuktikan bahwa formula "back to basics" masih ampuh di tengah kelelahan penonton terhadap kompleksitas cerita multiverse MCU. Hal tersebut kemudian menjadikannya bukan hanya sekadar sekuel, melainkan awal babak baru yang menjanjikan bagi Peter Parker versi Tom Holland.