Konten dari Pengguna

Generasi Millenial, Hindari 4 Gaya Hidup ini Agar Masa Tua Sejahtera

Groovy

Groovy

Mengupas tuntas gaya hidup masa kini untuk kaum urban seperti kamu.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Groovy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Generasi Millenial, Hindari 4 Gaya Hidup ini Agar Masa Tua Sejahtera
zoom-in-whitePerbesar

(Photo Credit: Pexels)

Setiap orang pasti menginginkan masa tua yang sejahtera dan tenang. Namun, kenyataannya, tidak semua orang berusaha mewujudkannya sejak dini, membuat kesempatan hidup masa tua yang sejahtera malah semakin sirna.

Untuk menjamin masa tua sejahtera, tidak melulu tentang mendapatkan dan mengandalkan gaji yang besar. Oleh karena tingkat konsumsi tinggi juga merupakan label yang cukup melekat dengan kehidupan generasi millennial. Jika gaya hidup kamu tidak tepat dan tingkat konsumsi tinggi, gaji sebesar apa pun tidak akan banyak membantu di kemudian hari.

Untuk kamu generasi millennial, hindarilah lima gaya hidup ini agar masa tuamu lebih sejahtera.

1. Tidak teratur menabung

com-Ilustrasi Menabung (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Menabung (Foto: Thinkstock)

Menabung adalah salah satu kegiatan finansial yang banyak diajarkan sejak kecil. Namun, semakin dewasa, kegiatan menabung semakin jarang dilakukan, baik karena kebutuhan hidup yang meningkat, atau bahkan tingkat konsumsi terlampau tinggi.

Satu hal yang perlu diingat adalah konsistensi. Menabung bukan perkara banyak atau sedikit, tetapi konsistensi. Dengan menabung secara teratur, kamu dapat memiliki tabungan dan dana darurat yang bisa kamu andalkan di masa tua nanti.

Mulailah untuk menyisihkan sebagian pendapatan periodikmu, disarankan setidaknya 20 persen dari pendapatan. Di bawah persentase yang disarankan pun tak masalah, yang terpenting teratur dan jumlah yang ditabungkan tidak menurun.

2. Melewatkan kesempatan berinvestasi

Ilustrasi Investasi Saham (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Investasi Saham (Foto: Pixabay)

Kesempatan berinvestasi sering kali dilewatkan oleh orang-orang, sehingga berpotensi menyebabkan masa tua mereka tidak terjamin. Generasi millennial sudah seharusnya belajar dari hal ini dan tidak melewatkan kesempatan berinvestasi.

Investasi kini bisa dilakukan kapan saja, di mana saja, bahkan melalui gadget yang akrab digunakan sehari-hari. Dengan berinvestasi, aset yang kamu miliki bisa terus bergerak dan berpotensi naik nilainya. Namun, harus diingat bahwa berinvestasi juga memiliki tingkat risiko tersendiri, bergantung pada jenis atau instrumen investasinya. Jadi, pilihlah investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanmu.

Investasi saham adalah salah satu instrumen investasi yang bisa kamu pilih. Risikonya memang cenderung tinggi, tetapi potensi keuntungannya besar pula. Itulah kenapa diperlukan pengetahuan yang cukup, tips dan trik, hingga informasi tentang transaksinya. Ilmu-ilmu berharga seperti itu bisa didapat dengan mengikuti berbagai workshop atau seminar, contohnya Seminar Saham Asia Chart yang diadakan gratis tiap bulan oleh Asia Chart.

3. Konsumtif dan tidak memiliki anggaran efektif

Ilustrasi boros (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi boros (Foto: Pixabay)

Perilaku yang konsumtif tentu adalah hal yang harus kamu hindari jika ingin masa tuamu sejahtera. Pergunakan uang yang kamu miliki saat ini untuk membeli barang seperlunya, barang berkualitas yang tahan lama; untuk membeli buku; untuk traveling agar bisa berinteraksi dan belajar dari orang baru; atau bahkan kursus.

Jika kamu ingin membeli barang yang menyediakan pembayaran jangka panjang, seperti kendaraan bermotor atau properti, sebaiknya persiapkan perhitungan pembayaran kreditnya. Jangan lupa untuk selalu mencatat anggaranmu.

Coba alokasikan anggaranmu dengan 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk kebutuhan pribadi atau kredit yang dibutuhkan, dan 20 persen untuk tabungan serta dana darurat. Kalau kamu ingin berinvestasi, sisihkan sebagian dari 30 persen (kebutuhan pribadi, kredit) dan sedikit dari alokasi tabungan (20 persen) tadi.

4. Meremehkan pendidikan

Ilustrasi pendidikan  (Foto: Pixabay)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pendidikan (Foto: Pixabay)

Kisah sukses miliarder dunia, seperti Steve Jobs dan Bill Gates yang bisa meraih sukses walaupun di-DO saat menempuh pendidikan memang menginspirasi, tetapi sering disalahartikan bahwa pendidikan tidaklah penting untuk meraih kesuksesan dan juga menjamin masa tua sejahtera. Kalau kamu masih berpikir demikian, buang jauh-jauh pemikiran itu.

Oleh karena pada kenyataannya, pendidikan adalah modal yang akan terus terpakai sepanjang hidup. Steve Jobs dan Bill Gates tetap bisa sukses walau di-DO karena mereka memiliki inovasi dan ide bernilai jual tinggi. Inovasi serta ide pun berasal dari belajar.

Itulah empat gaya hidup yang harus dihindari kalau generasi millennial seperti kamu ingin mendapatkan masa tua yang sejahtera. Semoga bermanfaat!