Kumparan Logo

Grab Bantah Mau Keluar dari Pasar Indonesia

kumparanTECHverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi. Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Manajemen Grab Indonesia membantah rumor yang menyatakan bahwa perusahaan itu berencana keluar dari pasar Indonesia lantaran kebijakan pemerintah dan lesunya perekonomian Indonesia.

"Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar," kata Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, dalam pernyataan resmi.

Perusahaan juga menyatakan, "menghormati arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan."

Grab menyebut Indonesia merupakan pasar penting bagi Grab, yang sudah dibangun selama 10 tahun terakhir, dan diproyeksi terus bertumbuh.

Grab mengklaim telah berkontribusi terhadap sekitar 50% industri ride-hailing dan pengantaran secara online di Indonesia. Dukungan Grab terhadap ekonomi Indonesia telah menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM. Grab juga akan melanjutkan program khususnya bagi mitra pengemudi di Indonesia dengan anggaran lebih dari Rp 100 miliar.

"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," tutup Neneng.